Upaya Percepatan Menuju New Normal

Oleh: Rosidi Roslan

Opini  RABU, 08 JULI 2020 | 19:35 WIB | Sunarya Sultan

Upaya Percepatan Menuju New Normal

Rosidi Roslan/ist

Moeslimchoice | Sebagai laboratorium rujukan Covid-19, jumlah specimen yang telah dikerjakan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya sampai dengan tanggl 8 Juli 2020 sebanyak 24.994 specimen, dengan kemampuan maksimal 600 sampel perhari. Kapasitas ini akan terus kami tingkatkan seiring dengan himbauan Bapak Presiden untuk memenuhi target ideal Nasional 50.000 specimen/hari.

Disisi lain kami juga berupaya mempercepat peningkatan kemampuan tenaga laboratorium dengan pelatihan dan dari data kami sudah 205 tenaga yang sudah kami latih sehingga mampu memeriksa covid-19 serta kami juga melakukan pendampingan uji fungsi laboratorium Covid-19, semua ini adalah tugas kami untuk mempercepat kemampuan laboratorium Covid-19 di Indonesia Bagian Timur.

Sebagai wujud dari himbauan Bapak Presiden untuk Jawa Timur harus ada progress yang nyata dalam 2 minggu sejak kunjungan beliau tanggal 25 Juni 2020.

Pesan untuk kita yang perlu kita ingat, Beliau (Presiden Jokowi) mengingatkan semua pihak agar memiliki "perasaan yang sama" bahwa saat ini Indonesia sedang menghadapi krisis kesehatan, sekaligus krisis ekonomi. Perasaan yang sama ini kita maknai bahwa kita haruslah bekerjasama mulai dari Pemerintah Pusat-Daerah, Pengusaha/swasta, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan juga masyarakat untuk memiliki tekat segera keluar dari pandemi.

"Jangan sampai kita masih merasa normal-normal saja, berbahaya sekali," Sebab Jika ke mana-mana tidak pakai masker, lupa cuci tangan, masih berkerumun di dalam kerumunan yang tidak perlu. Hal inilah yang harus diingatkan terus menurus dan kita sampaikan berulang-ulang.

Pesan yang perlu kita ingat juga, kita semua harus melakukan berbagai terobosan, bahkan lompatan untuk segera berubah menuju New Normal (tatanan kehidupan baru) sehingga perekonomian dapat jalan, usaha tumbuh dengan tetap menjalankan Protokol Kesehatan.

Yang tak kalah penting diakhir pidatonya bahwa dalam pengambilan kebijakan /keputusan kita selalu merujuk pada saint dan data scientist, sehingga apa yang dilakukan selalu dari hasil kajian ahli/pakar epidemiologi atau pakar-pakar perguruan tinggi. Dengan terus siaga untuk menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi bahkan menyiakan Plan A-Plan B.

Seiring dengan berjalannya aktifitas sosial dan ekonomi saat ini mau tidak mau kita harus bekerja lebih keras dan bekerja tidak seperti biasa-biasa saja. Hasil kerja kita tentunya sudah membuahkan hasil, khususnya di Kota Kediri yang nantinya akan di sampaikan langsung oleh Bapak Walikota, tentunya apa yang disampaikan nanti dapat menginspirasi kita semua dalam melayani masyarakat.

Kita semua sepakat bahwa kita adalah bagian dari solusi yang mempunyai tugas dan tanggungjawab dalam melayani masyarakat. Tentunya kepuasan masyarakat dapat diukur dari seberapa besar kita dapat menjawab/merealisasikan apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan masyarakat saat ini.

Oleh sebab itu Kami BBTKLPP Surabaya sangat terbuka untuk bekerja sama, membangun hubungan dan kami siap melakukannya khususnya dalam percepatan penanganan covid-19. Baik Kerjasama dari segi pengoperasian Laboratorium Covid-19, Pendidikan pelatihan tenaga Kesehatan terkait Covid-19, maupun apa dalam tracing, testing dan treatment sebagau upaya pengendalian kasus.

Semoga agenda-agenda besar yang telah kita lakukan dapat segera kita realisasikan untuk menuju Indonesia yang baru.

Indonesia bisa, Kita Pasti Bisa. [ary]

Penulis adalah Kepala Balai Besar Teknik Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya.


Komentar Pembaca