Ogah Pakai Masker, Presiden Brazil Positif Terinfeksi COVID-19

Internasional  RABU, 08 JULI 2020 | 01:15 WIB

Ogah Pakai Masker, Presiden Brazil Positif Terinfeksi COVID-19

foto/net

Moeslimchoice. Presiden Brazil, Jair Bolsonaro telah dites dan dinyatakan positif terinfeksi virus corona, ia mengungkapkan hari ini, Selasa (7/7).

Bolsonaro, yang telah berulang kali mengecilkan tingkat keparahan virus dan berbaur dengan kerumunan pendukungnya tanpa mengikuti aturan untuk menjaga jarak sosial, mengatakan dalam sebuah wawancara TV bahwa tes virus corona keempatnya kembali positif.

Presiden sayap kanan, yang dilaporkan memiliki gejala virus termasuk demam, mengatakan kepada pendukungnya kemarin, bahwa ia telah melakukan pengujian di rumah sakit.

Brasil saat ini telah menjadi salah satu negara dengan wabah virus corona terburuk di dunia dengan lebih dari 1,6 juta kasus positif dan 65.487 kasus meninggal, keduanya merupakan nomor kedua setelah Amerika Serikat.

"Saya tidak bisa menjadi sangat dekat," katanya dalam komentar yang direkam oleh Foco do Brasil, saluran YouTube pro-pemerintah. 

"Saya datang dari rumah sakit. Saya menjalani pemindaian paru-paru. Paru-parunya bersih," katanya.

Kantor presiden mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa presiden ada di rumahnya dan 'dalam keadaan sehat'.

Kerakyatan sayap kanan sering menentang pedoman dan peraturan lokal untuk mengenakan masker di depan umum, bahkan setelah seorang hakim memerintahkannya untuk melakukannya pada akhir Juni.

Selama akhir pekan, Bolsonaro menghadiri beberapa acara dan berhubungan erat dengan duta besar AS untuk Brasil selama perayaan 4 Juli.

Kedutaan Besar AS di Brasilia mengatakan melalui Twitter bahwa Todd Chapman, sang duta besar, makan siang pada 4 Juli bersama Bolsonaro, lima menteri dan putra Bolsonaro, Eduardo, yang merupakan anggota kongres federal.

Duta Besar tidak memiliki gejala, tetapi akan menjalani tes dan 'mengambil tindakan pencegahan,' kata pihak kedutaan.

Bolsonaro dites negatif untuk virus corona setelah beberapa pembantu didiagnosis setelah kunjungan ke perkebunan Presiden AS Donald Trump, Mar-a-Lago, Florida, pada bulan Maret.

CNN Brasil melaporkan bahwa Bolsonaro telah mulai menggunakan obat-obatan hydroxychloroquine dan azithromycin, yang dia katakan sebagai pengobatan COVID-19, meskipun sedikit bukti efektivitasnya.

Acara resmi Bolsonaro pada Selasa (7/7) telah dibatalkan, menurut CNN Brasil. [mt/Dailymail]


Komentar Pembaca