Gandeng PWI Peduli, Bulog Salurkan Bantuan Pangan Terdampak Covid-19

Nasional  SELASA, 07 JULI 2020 | 21:45 WIB

Gandeng PWI Peduli, Bulog Salurkan Bantuan Pangan Terdampak Covid-19

foto/net

Moeslimchoice. Perum Bulog telah melaksanakan mandat pendistribusian bantuan beras kepada masyarakat terdampak virus corona. Bahkan, pendistribusian beras bantuan itu diharapkan akan mampu menstabilkan harga pangan pokok itu di pasaran.

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog, Awaludin Iqbal menyampaikan kabar gembira tersebut saat kunjungan silaturahim ke Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, di Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, seperti dilansir dari jpnn, Selasa (7/7). 

Selain berdiskusi, dalam kunjungan silaturahim tersebut, Awaludin secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako kepada Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari.

Paket berupa beras, minyak tanah, telur, dan bahan pangan lainnya itu akan disalurkan oleh PWI Peduli kepada korban terdampak Covid-19 dengan total bantuan senilai Rp 20 juta. 

Prioritas penerima terutama kalangan keluarga wartawan yang perekonomian keluarganya terdampak mewabahnya virus corona, yang kini telah menjangkau 215 negara. 

"Saat pandemi corona ini, keberadaan dan kiprah Bulog makin terlihat dan dirasakan oleh masyarakat. Ini juga berkat dukungan pemberitaan yang luas dari rekan-rekan wartawan. Di wilayah DKI Jakarta, misalnya, kita dalam waktu singkat dapat mendistribusikan beras bantuan presiden yang ditugaskan oleh Bapak Presiden dua pekan sebelum dan dua pekan setelah Lebaran," kata Awaludin. 

Menurut Awaludin, pendistribusian beras oleh Bulog itu terbukti dapat mengurangi tekanan terhadap pasar sehingga tidak bergejolak.

Hal itu tampak dari stabilnya stok dan harga  pangan, khususnya beras, pada masa menjelang dan setelah Idul Fitri 1441 H pada akhir Mei lalu. Bersamaan dengan itu, sejumlah wilayah sedang gencar-gencarnya menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat. 

Biasanya, pada masa-masa menjelang dan setelah Lebaran terjadi gejolak pasar yang ditandai dengan naiknya harga-harga kebutuhan pokok.  

"Alhamdulillah, kali ini distribusi pangan lancar-lancar saja dan stok tetap terjaga," kata Awaludin. 

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari menyatakan, pihakya sangat mengapresiasi kepedulian Bulog untuk berbagi kepada para korban terdampak Covid-19, terutama dari kalangan keluarga wartawan.

Kepedulian itu, menurut Atal, patut diapresiasi di tengah ketidakpastian kapan pandemi ini akan berakhir. 

"Bantuan Bulog ini sangat berarti wartawan dan keluarga wartawan yang terdampak Covid-19. Kita tidak tahu sampai kapan wabah ini akan berakhir," ujar Atal. 

Dia mengimbau masyarakat tidak perlu panik dalam menyikapi peristiwa semacam itu karena sesuai dengan mandat yang ditugaskan pemerintah, Bulog mati-matian menjaga distribusi, kualitas, dan stok pangan, khususnya beras, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

"Saya kira, Bulog perlu diberikan mandat dan kesempatan untuk juga mengelola sektor pertanian sebagai corporate farming selaku BUMN. Bulog perlu didukung instrumen yang memadai, agar mampu menjalankan mandat pemerintah untuk mengamankan sektor hulu-hilir pangan, khususnya beras atau padi, jagung, dan kedelai," kata Atal. [mt]


Komentar Pembaca