Jika Presiden Reshuffle Kabinet, Politisi PKB Usul Menkes dan Mendikbud Diganti

Polhukam  MINGGU, 05 JULI 2020 | 04:00 WIB

Jika Presiden Reshuffle Kabinet, Politisi PKB Usul Menkes dan Mendikbud Diganti

foto/net

Moeslimchoice. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Maman Imanulhaq mengusulkan sejumlah Menteri yang harus diganti bila Presiden Joko Widodo alias Jokowi me-reshuffle kabinet.

Pertama, Maman mengusulkan yang harus diganti adalah Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto. 

"Kalaupun Menteri yang harus diganti sebenarnya publik sudah sangat tahu ada beberapa Menteri yang pantasnya menjadi Kiai malah menjadi Menteri. Menteri kesehatan maksudnya," kata Maman dalam diskusi virtual Menanti Perombakan Kabinet yang disiarkan salah satu stasiun radio swasta, Sabtu (4/7). 

Kedua, Maman menegaskan yang harus diganti adalah Menteri Pendidikan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim.

"Mendikbud itu harus digarisbawahi bahwa belajar jarak jauh tidak menyelesaikan masalah, karena terjadi lost education dan lost generation," ungkap anggota Komisi VIII DPR itu. 

Sementara itu, anggota Komisi II DPR, Mardani Ali Sera mengingatkan, Jokowi untuk tidak mempercayai survei bila hendak melakukan reshuffle.  

"Kalau soal nama, kementerian, Pak Jokowi jangan percaya survei," ujarnya dalam diskusi itu. Sebab, berbagai lembaga bisa saja mengeluarkan survei dan pun beragam. Karena itu, Mardani menyarankan hasil survei cukup dijadikan sebagai masukan saja.

Jadi jangan percaya survei. Itu masukan saja," ungkapnya. 

Menurut dia, yang perlu Jokowi miliki adalah dua hal, yakni orang yang punya komitmen dan kompeten. Dia menegaskan Jokowi juga harus mengubah Menteri-menterinya agar gampang berhubungan. 

"Saya dapat info satu Menteri bisa tiga bulan, mau ketemu juga susah. Harusnya tiap hari," katanya. 

Anggota Komisi II DPR itu pun dalam hal ini menyarankan Jokowi mencontoh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, yang gampang dihubungi oleh anak buahnya. [mt/jpnn]


Komentar Pembaca