PAN: Berhenti Membahas RUU HIP Adalah Sesuatu yang Bijak

Polhukam  KAMIS, 02 JULI 2020 | 10:35 WIB | RMOL

PAN: Berhenti Membahas RUU HIP Adalah Sesuatu yang Bijak

Foto/net

Moeslimchoice | Penghentian pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) akan menjadi hal yang bijak diambil oleh DPR. Ini mengingat adanya penolakan masif dari masyarakat agar dewan berhenti membahas.

"Itu (penghentian pembahasan) adalah sesuatu yang bijak karena (mendapatkan penolakan) masif," ujar anggota Badan Legislasi DPR RI Fraksi PAN Guspardi Gaus kepada wartawan di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2020).

Anggota Komisi II DPR RI itu menyebut penolakan keras dari masyarakat sudah cukup jadi alasan pencabutan rancangan beleid dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2020. Apalagi, penolakan tegas disampaikan organisasi masyarakat (ormas) Islam seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Forum Komunikasi purnawirawan TNI-Polri dan lainnya.

Menurut Guspardi, selama ini ormas-ormas Islam itu tidak pernah ikut menolak pembahasan aturan. Namun, RUU HIP dianggap merusak tatanan negara sehingga organisasi-organisasi itu menolak.

"Ini karena ada gejala yang akan merusak tatanan negara dan disinyalir ada upaya membelokkan ideologi Pancasila dan dilakukan penafsiran sepihak,” katanya.

Badan Legislasi DPR RI saat ini tengah mengevaluasi daftar RUU yang masuk dalam Prolegnas 2020. Komisi I sampai XI telah mengajukan rancangan aturan yang bakal dihapus dari Prolegnas 2020.

“Harapan saya perwakilan fraksi lain di baleg DPR RI juga sepaham dengan Fraksi PAN agar RUU HIP tidak dilanjutkan pembahasannya dan dicabut dari Prolegnas 2020,” tutupnya. [ary]


Komentar Pembaca
Doa Bangun Tidur Rasulullah ﷺ 

Doa Bangun Tidur Rasulullah ﷺ 

Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:33

Pancasila Dalam Al-qur'an

Pancasila Dalam Al-qur'an

Senin, 10 Agustus 2020 | 22:34

Meresahkan Warga di Semarang, Kera Liar Berhasil Ditangkap