Kadin: 6 Juta Pekerja di-PHK, 2 Ribu Hotel Tutup Hanya di Jabar

Ekonomi  SENIN, 29 JUNI 2020 | 09:30 WIB | RMOL

Kadin: 6 Juta Pekerja di-PHK, 2 Ribu Hotel Tutup Hanya di Jabar

Foto/net

Moeslimchoice | Angka pekerja Indonesia yang di-PHK dan dirumahkan selama masa pandemik Covid-19 kian meningkat.

Tak main-main, berdasarkan data yang dimiliki Kamar Dagang dan Industri (Kadin), jumlahnya sudah menyentuh 6 juta pekerja.

"Kalau saya dapat update bahwa angkanya makin lama makin tinggi yang dirumahkan dan yang di-PHK, walaupun 90 persen itu statusnya lebih banyak dirumahkan daripada PHK. Dan angkanya kami sudah menembus sampai angka 6 juta orang," kata Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Rosan P Roeslani dalam webinar yang diselenggarakan DPP Persatuan Gerakan Kebangsaan (PGK), Minggu malam (28/6/2020).

Data itu ia dapat dari laporan yang disampaikan beberapa asosiasi. Seperti dari Asosiasi Perspektif Indonesia (API) yang melaporkan adanya 2,1 juta orang yang di-PHK.

"Kemudian dari Organda menyampaikan ada 1,4 juta orang, PHRI perhotelan menyampaikan sampai 430 ribu orang, Alas Kaki menyampaikan sampai 500 ribu orang dan lain-lain," jelas Rosan.

Terkhusus, ia menyoroti sektor perhotelan, di mana banyak hotel di Jawa Barat yang tutup akibat pandemik Covid-19.

"Perhotelan contohnya sudah ada 2 ribu hotel lebih yang tutup dan melaporkan, justru itu kebanyakan di daerah Jawa Barat. Padahal kita tahu perhotelan banyak di Bali dan mereka banyak juga yang melaporkan walaupun mereka sudah tutup," terang Rosan.

Selain banyak pekerja yang di-PHK, kata Rosan, dunia industri juga mengalami penurunan hingga 50 persen, seperti di bidang retail. Kemudian industri yang mengalami penurunan 50 persen.

"Kalai Aprindo menyampaikan 96-87 persen mal tutup pada saat PSBB. Walaupun sekarang secara perlahan mulai dibuka lagi," pungkasnya. [ary]


Komentar Pembaca