Arief Poyuono Vs Gerindra, Pengamat: Ini Adalah Peristiwanya Para Ronin

Polhukam  SABTU, 27 JUNI 2020 | 17:30 WIB | RMOL

Arief Poyuono Vs Gerindra, Pengamat: Ini Adalah Peristiwanya Para Ronin

Arief Poyuono/Net

MoeslimChoice | Akibat pernyataannya yang menyebut "isu PKI dimainkan Kadrun", Arief Poyuono harus berhadapan dengan partainya sendiri yaitu Gerindra.

Sosok yang kerab disapa Poyu itu kini tengah berurusan dengan Majelis Kehormatan Gerindra, karena menuai kontroversi di media sosial, hingga turut menyeret nama partai berlambang burung Garuda itu.

Hal ini menarik Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno untuk berkomentar. Karena persoalan ini menurutnya, tidak ada keterkaitan antara pernyataan Arief Poyuono dengan partainya Gerindra.

"Jadi sekeras apapun omongan Arief Poyuono ke yang selalu ngunyah-ngunyah isu PKI ya sebenarnya enggak ngefek. Karena sebenarnya Arief Poyouno ini bukan merepresentasikan suara partai," ujar Adi Prayitno saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu, 27/6/20.

Karena itu, dosen Ilmu Politik Universitas Syarif Hidayatullah UIN Jakarta ini menyebut Arief Poyuono sebagai seorang ronin atau sosok yang berbicara mewakili dirinya sendiri.

"Kalau mau disebut Arief Poyuono ini ronin, hanya mewakili dirinya sendiri. Buktinya kan dibantah oleh pengurus-pengurus (Gerindra) lainnya. Bahkan dia diminta untuk minta maaf. Itu menunjukkan bahwa Arief Poyuono tidak mewakili siapapun, kecuali hanya dirinya sendiri," ungkapnya.

Lebih lanjut, Adi Prayitno menilai bahwa pernyataan Poyu terkait isu PKI dimainkan kadrun-kadrun adalah untuk menohok pihak-pihak yang juga hanya membela dirinya sendiri, dan tidak ada hubungannya lagi dengan Partai Gerindra ataupun Ketua Umumnya, Prabowo Subianto.

"Kelompok yang disebut kadrun itu kan sebenarnya sudah enggak ada hubungannya dengan Prabowo (Partai Gerindra). Anggaplah misalnya kelompok yang demo kemarin, PA 212 itu sudah enggak ada hubungannya dengan Prabowo, setelah Prabowo resmi bergabung dengan pemerintah," sebutnya.

"Karena mereka ini mewakili kelompok dan kepentinganya masing-masing. PA 212 mewakili kelompoknya sendiri yang enggak ada hubungannya dengan 01 (atau) 02," sambung Adi Prayitno.

Oleh karena itu, Adi Prayitno berkesimpulan bahwa kisruh yang tengah terjadi antara Arief Poyuono dengan Partai Gerindra, yang disebabkan isu PKI dimainkan kadrun-kadrun hanyalah pertarungan pihak yang tidak memiliki afiliasi politik.

"Ini adalah peristiwanya para ronin," demikian Adi Prayitno. (wrn)


Komentar Pembaca