Zakat Online Semakin Diminati, Baznas Targetkan Peningkatan 30 persen

Sosial  JUMAT, 26 JUNI 2020 | 18:10 WIB | Natasha

Zakat Online Semakin Diminati, Baznas Targetkan Peningkatan 30 persen

Moeslimchoice | Pilihan untuk melakukan zakat, infak maupun sedekah secara online secara signifikan meningkat. Selain, penggunaan teknologi digital dianggap lebih memudahkan, di masa pandemi COVID 19 ini juga dianggap lebih aman.

Direktur Utama BAZNAS, Arifin Purwakananta mengatakan, sejak awal pandemi Covid-19 merebak di Indonesia, BAZNAS segera membuat strategi untuk beradaptasi dengan perubahan perilaku masyarakat yang kini menjadikan platform online sebagai tempat berkomunikasi dan bertransaksi utama. BAZNAS membuat berbagai inovasi untuk memudahkan masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak dan sedekah (ZIS) dengan tetap taat pada aturan pembatasan aktivitas.

“BAZNAS menggiatkan layanan zakat online dan meminimalkan pengumpulan zakat melalui kontak fisik, tatap muka secara langsung serta tidak membuka gerai di tempat keramaian. Sehingga para muzaki tetap bisa menunaikan zakatnya dan membantu masyarakat yang membutuhkan tanpa membahayakan keselamatannya,” kata Arifin pada awak media,  Jumat (26/6/2020).

Ia mengatakan, saat ini BAZNAS hadir di 65 kanal pembayaran online yang dapat digunakan untuk menunaikan zakat dengan mudah.

"Berdasar data penghimpunan BAZNAS, pembayaran zakat secara online pada Januari hingga Mei tahun lalu sebesar 11 persen dari total penghimpunan BAZNAS. Sedangkan pada periode yang sama tahun ini, porsi zakat online meningkat menjadi 24 persen," ujarnya.

Porsi zakat online mengalami pertumbuhan sebesar 124 persen pada lima bulan pertama tahun 2020 ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

"BAZNAS memproyeksikan, hingga penghujung tahun 2020 ini, porsi zakat online akan terus membesar hingga 30 persen," ujarnya lagi.

CEO Kitabisa, Al Fatih Timur mengatakan, kanal pembayaran zakat BAZNAS di situs kitabisa menjadi pilihan masyarakat Indonesia untuk berbagi pada masa pandemi Covid-19 ini.

“BAZNAS konsisten menjadi lembaga zakat dengan perolehan (zakat) terbesar di kitabisa,” kata Al Fatih.

Ia mengatakan, antara Maret dan April, Kitabisa mencatat 3 Juta sumbangan individu, meningkat 200 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

"Perolehan ini menunjukkan semangat solidaritas yang dimiliki oleh orang Indonesia dalam menghadapi kesulitan," pungkasnya.[ken]


Komentar Pembaca