Peduli di Tengah Pandemi, Human Initiative Kembali Luncurkan Program Qurban

Sosial  RABU, 24 JUNI 2020 | 19:25 WIB | Sugiharta Yunanto

Peduli di Tengah Pandemi, Human Initiative Kembali Luncurkan Program Qurban

Launching Program insha Allah Qurban Human Initiative/egi

Moeslimchoice | Hari Raya Idul Adha merupakan perayaan umat Islam untuk berbagi melalui ibadah kurban. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Human Initiative kembali mengajak masyarakat untuk berbagi melalui kurban meskipun di tengah pandemi virus Corona.

Mengusung Program InsyaAllah Qurban 2020, Human Initiative menerapkan beberapa adaptasi kurban, termasuk penerapan protokol kesehatan dalam pemotongan dan distribusi hewan kurban.

"Human Initiative mencoba melakukan adaptasi pelaksanaan program kurban di masa pandemi. Untuk masyarakat yang tetap ingin berbagi melalui kurban, akan difasilitasi dengan harga yang terjangkau dan kemudahan transaksi melalui berbagai kanal termasuk digital," kata dalam acara Konferensi Pers InsyaAllah Qurban yang digelar virtual, Rabu (24/6/2020).

Sementara dari sisi keamanan dan kesehatan, tambahnya, pelaksanaan kurban akan menerapkan protokol kesehatan baik ketika memotong maupun saat mendistribusikan daging kurban. Dan penerima manfaat daging kurban akan diprioritaskan kepada wilayah terdampak bencana, khususnya terdampak COVID-19.

Dalam acara yang sama, Ketua Program Qurban Human Initiative, Azi Abdul Aziz memaparkan, program ini ditargetkan mencapai 24.149 pekurban dan 289.788 jiwa penerima manfaat. Dalam mencapai target tersebut, baik penerimaan dan pendistribusian kurban dilakukan di 34 Provinsi dan 7 negara yakni Somalia, Kenya, Uganda, Kamerun, Myanmar, Suriah, dan Palestina.

Lebih lanjut, Azi mengatakan, nantinya harga yang ditawarkan pun juga bervariasi dan disesuaikan berdasarkan lokasi sehingga masyarakat dapat memilih sesuai kemampuan.

Terdapat 4 tipe lokasi dan harga yang dihadirkan dalam InsyaAllah Qurban, antara lain Tipe A untuk wilayah Sulawesi dan NTT, Tipe B untuk Indonesia bagian barat. Kemudian Tipe C untuk wilayah yang terpelosok seperti Papua dan Mentawai, serta Tipe D untuk di luar negeri.

"Kami menawarkan harga sesuai dengan harga di lokasi yang kami distribusikan. Karena harga di Jakarta dengan di tempat lain, termasuk di luar negeri beda. Dari mulai Rp 1.650.000 hingga yang termahal Rp 4.550.000," jelasnya.

Dalam pendistribusian, Azi menjelaskan, pihaknya akan melakukan pemotongan kurban berdasarkan protokol kesehatan yang berlaku. Pendistribusian kurban tahun ini juga akan dilakukan berbeda yaitu dengan membagikan langsung ke rumah-rumah sehingga tidak menimbulkan kerumunan.

Sementara, untuk produk kurban, pihaknya akan membagikan daging ke masyarakat, namun tetap melayani pembagian produk olahan untuk masyarakat terdampak dan para tenaga kesehatan.

"Tahun ini kami akan datangi masyarakat secara langsung ke rumah-rumah dengan menerapkan protokol kesehatan. Dengan begitu InsyaAllah Qurban ini juga membawa keberkahan bukan musibah baru karena kita lalai terhadap protokol," pungkasnya.

Untuk memudahkan masyarakat menunaikan ibadah kurban, Human Initiative juga menyiapkan berbagai kanal transaksi yang dapat dijangkau oleh masyarakat. Masyarakat dapat merasakan kemudahan transaksi kurban melalui sarana digital dengan mengunjungi website donasi qurban: solusipeduli.org/qurban.

Informasi detail tentang program InsyaAllah Qurban juga bisa didapat dengan menghubungi call center 021-87780015.[fah]


Komentar Pembaca