Dirjen Rehsos Salurkan 2.000 Bansos Sembako untuk Lansia di Jatim

Sosial  SELASA, 16 JUNI 2020 | 07:55 WIB | Ida Iryani

Dirjen Rehsos Salurkan 2.000 Bansos Sembako untuk Lansia di Jatim

Dirjen Rehsos lpasa keberangkatan Bansos Semboko untuk Lansia di Jawa Timur/ida

Moelsimchoice | Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI (Ditjen Rehsos Kemensos) salurkan  2.000 bantuan sosial (Bansos)sembako untuk Provinsi Jawa Timur. Jumlah tersebut merupakan bagian dari 6.486 Bansos sembako yang secara resmi diluncurkan untuk lanjut usia (lansia) yang terdampak Covid-19 di 5 provinsi, yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sebanyak 2.000 bansos sembako tersebut dibawa oleh 2 truk ke Jawa Timur dan dikawal langsung oleh tim Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia. Sisanya, akan didistribusi ke 4 provinsi lainnya pada minggu ke-4 bulan Juni 2020.

"Atas nama Menteri Sosial RI, Juliari P. Batubara, saya mengapresiasi Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia yang telah melakukan upaya refocusing anggaran yang telah ada tahun 2020 sesuai amanat Presiden dan ditindaklanjuti oleh Kemensos," kata  Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Harry Hikmat saat peluncuran bansos tersebut  di Balai Lansia "Budhi Dharma" Bekasi, Senin (15/6/20).

Bansos sembako yang terdiri dari beras, biskuit kaleng, jus, mie instan dengan nilai Rp. 300 Ribu ini diutamakan untuk lansia yang belum mendapatkan bantuan Program Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (LU), bantuan sosial sembako Menteri Sosial, bantuan sosial sembako/tunai dari Presiden RI.

Pada kesempatan ini, Dirjen Rehsos didampingi Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia, Andi Hanindito juga mengecek kesiapan tim pelaksana dan kelayakan bantuan sembako yang akan didistribusikan.

Bansos sembako ini bersumber dari hasil refocusing anggaran Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia, Ditjen Rehsos tahun 2020.

Bantuan ini akan diserahkan ke Dinas Sosial masing-masing provinsi. Selanjutnya, masing-masing provinsi mendistribusikan kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU) untuk mengantar langsung ke lansia binaanya.

Tanda Kasih Kemensos untuk Provinsi Jawa Timur

Lansia menjadi salah satu prioritas penerima bansos sembako dikarenakan tingkat kerentanan yang tinggi terhadap Covid-19.

World Health Organization (WHO) menyampaikan bahwa angka kematian paling banyak terjadi pada penderita Covid-19 di usia 60 tahun ke atas. "Kerentanan pada lansia perlu menjadi perhatian semua pihak," ucap Dirjen Rehsos.

Provinsi Jawa Timur menjadi prioritas penyaluran bansos sembako karena tren kasus positifnya masih meningkat. Hal ini berdasarkan hasil tes Covid-19 yang dilakukan secara masif di Provinsi Jawa Timur.

Terlepas dari itu, Kemensos mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang melakukan upaya tes Covid-19 secara masif. Giat ini dilakukan agar mengetahui seberapa banyak warga yang sudah terpapar Covid-19 dan melakukan penanganan sedini mungkin.

Bansos sembako yang disalurkan ke Jawa Timur menjadi bentuk perhatian Kemensos. "Secara khusus, bansos sembako ini merupakan sebuah tanda kasih dari Kemensos untuk Lansia di Jawa Timur," ungkap Dirjen Rehsos.

Kemensos melalui Ditjen Rehsos terus memastikan kelompok Lansia terutama kelompok pra sejahtera mendapatkan akses bantuan sosial. Mereka perlu dipenuhi kebutuhan dasarnya demi menjaga kesehatan agar terhindar dari paparan Covid-19.

Kegiatan peluncuran bansos sembako ini dihadiri oleh Direktur Rehsos Lanjut Usia beserta jajarannya, Kepala Balai Lansia Budhi Dharma Bekasi, Balai Disabilitas Tan Miyat Bekasi dan Balai Pangudi Luhur Bekasi beserta jajarannya dan tim sekretariat Ditjen Rehsos.[fah]


Komentar Pembaca