Para Pemprotes Pembunuhan George Floyd di AS Makin Brutal, Sopir Truk Ikut Jadi Sasaran

Internasional  SENIN, 01 JUNI 2020 | 16:30 WIB

Para Pemprotes Pembunuhan George Floyd di AS Makin Brutal, Sopir Truk Ikut Jadi Sasaran

foto/net

Moeslimchoice. Sebuah truk tangki melaju melalui ribuan orang yang berbaris di jalan raya Minneapolis untuk memprotes kematian George Floyd pada Minggu (31/5), sebelum pengunjukrasa menyeret pengemudi truk itu  dan memukulinya, menurut saksi dan pihak berwenang Reuters.

Tampaknya tidak ada pengunjuk rasa yang terluka ketika truk melaju ke arah mereka pada I-35, meniup klaksonnya, mengirim pengunjuk rasa berserakan sebelum berhenti, menurut saksi mata dan tweet oleh Departemen Keamanan Publik Minnesota (MNDPS).

Polisi tiba segera setelah itu dan menangkap pengemudi truk, yang dibawa ke rumah sakit setempat dengan cedera yang tidak mengancam jiwa, kata MNDPS.

Video dari insiden tersebut menunjukkan para pengunjuk rasa mengerumuni kendaraan sebelum berhenti.

"Insiden itu hanya menggarisbawahi situasi terkini yang kita miliki di sana," Gubernur Minnesota, Tim Walz mengatakan pada konferensi pers, menambahkan dia tidak tahu motif pengemudi.

Ini menandai insiden kedua dalam beberapa hari, ketika sebuah kendaraan melaju ke arah orang-orang yang memprotes kematian Floyd, setelah sebuah mobil Kepolisian Kota New York ditangkap dalam video pada hari Sabtu (30/5), yang mengarah ke kerumunan pengunjuk rasa yang melempari benda-benda itu dengan benda.

"Tindakan yang sangat mengganggu oleh sopir truk pada I-35W, menghasut kerumunan demonstran yang damai," tweeted MNDPS.

Video menunjukkan truk itu memiliki logo di sampingnya untuk 'Kenan Advantage Group,' sebuah perusahaan transportasi yang berbasis di Ohio.

Perusahaan itu mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa mereka diberitahu tentang insiden yang melibatkan salah satu kontraktor independennya di Minneapolis, dan akan bekerja sama dengan otoritas investigasi.

MNDPS tidak mengidentifikasi pengemudi, tetapi mengatakan bahwa Patroli Negara Bagian Minnesota dan Biro Penahanan Pidana Minnesota sedang menyelidiki insiden itu sebagai masalah pidana. [mt/AN]


Komentar Pembaca