Bangunan Taj Mahal Rusak Akibat Serangan Badai Petir di India

Internasional  MINGGU, 31 MEI 2020 | 20:15 WIB

Bangunan Taj Mahal Rusak Akibat Serangan Badai Petir di India

foto/net

Moeslimchoice. Sebuah serangan badai petir yang mematikan, yang bergulung-gulung di bagian utara India, telah merusak sebagian kompleks bangunan megah Taj Mahal, termasuk gerbang utama dan pagar yang membentang di bawah lima kubahnya yang tinggi, kata para pejabat, Minggu (31/5).

Salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Baru itu, menjadi daya tarik wisata utama India telah ditutup untuk umum sejak pemberlakukan lockdown di India pada pertengahan Maret lalu, sebagai bagian dari langkah-langkah untuk mencoba dan memerangi pandemi coronavirus.

Gambar dari AFP menunjukkan, para pekerja tengah memperbaiki pagar mausoleum utama, setelah badai pada Jumat (29/5) malam menghancurkan kota Agra di negara bagian Uttar Pradesh utara.

"Satu pagar batu pasir yang merupakan bagian dari struktur asli telah rusak," kata Superintending Archaeologist dari Survei Arkeologi India, Vasant Kumar Swarnkar.

"Satu pagar marmer yang merupakan tambahan juga rusak, langit-langit palsu di daerah wisata dan batu dasar gerbang utama juga telah hancur," tambah Swarnkar.

Dia menambahkan, tidak ada kerusakan pada struktur utama Tugu Cinta itu, yang dibangun oleh kaisar Mughal Shah Jahan sebagai makam untuk istrinya tercinta Mumtaz Mahal, yang meninggal saat melahirkan pada tahun 1631.

Laporan media lokal mengatakan, badai dan petir pada hari Jumat (29/5) juga telah menewaskan sedikitnya 13 orang di dua distrik Uttar Pradesh.

Serangan petir yang sangat fatal bisa dibilang biasa terjadi selama musim penghujan yang terjadi antara Juni-Oktober. Tahun lalu, sedikitnya 150 orang meninggal akibat petir pada Agustus dan September di negara bagian Madhya Pradesh di India tengah. [mt/AN]


Komentar Pembaca