Presiden Iran Izinkan Masjid-masjid Dibuka untuk Pelaksanaan Shalat Lima Waktu

Internasional  SABTU, 30 MEI 2020 | 19:30 WIB

Presiden Iran Izinkan Masjid-masjid Dibuka untuk Pelaksanaan Shalat Lima Waktu

Hassan Rouhani/net

Moeslimchoice. Presiden Iran, Hassan Rouhani mengatakan pada Sabtu (30/5) bahwa masjid-masjid akan kembali dibuka untuk pelaksanaan shalat lima waktu di seluruh negeri, meskipun beberapa daerah terlihat tingkat infeksi virus corona yang masih tinggi.

Melalui siaran TV pemerintah, Rouhani juga mengatakan bahwa pusat perbelanjaan juga telah diizinkan untuk dibuka, tapi hanya sampai jam 18.00 waktu setempat, dan akan diperpanjang jika kondisi mulai membaik. Para pegawai pemerintah juga telah diizinkan untuk kembali bekerja. 

"Masjid-masjid di seluruh Iran akan dibuka untuk umum untuk melaksanakan shalat harian lima waktu," kata Rouhani, menambahkan bahwa jarak sosial dan protokol kesehatan lainnya tetap harus diperhatikan.

Pihak berwenang akan mengambil langkah-langkah lebih keras untuk memastikan bahwa peraturan kesehatan dipatuhi, termasuk pembatasan komuter yang tidak mengenakan Masker dari bus dan kereta Metro, media Iran melaporkan.

Alireza Zali, Ketua Gugus Tugas Coronavirus, mengatakan kepada TV pemerintah bahwa situasi di ibukota itu 'masih tidak menguntungkan'. Dia menambahkan bahwa pelonggaran pembatasan harus disertai dengan "kepatuhan yang lebih serius" terhadap peraturan.

Hingga Jumat (29/5), Iran telah mencatat kasus positif sebanyak 146.668 infeksi, dengan 7.677 kasus meninggal.

Juru bicara Kementerian Kesehatan, Kianush Jahanpur mengatakan pada Jumat (29/5), tidak ada kasus meninggal dalam 24 jam sebelumnya di 15 provinsi di negara itu dan satu di masing-masing dari lima provinsi.

Provinsi Khuzestan di barat daya, dan Baluchistan di tenggara negara itu, telah dinyatakan sebagai daerah "merah" di mana masih ada tingkat infeksi yang tinggi.

Kementerian kesehatan telah membagi negara itu menjadi wilayah putih, kuning dan merah berdasarkan jumlah infeksi dan kematian. [mt/AN]


Komentar Pembaca