PA 212 Kecewa Iman Br Dirut TVRI Sebab Rekam Jejaknya | Nah Ini Tanggapan Iman

Islamtainment  SABTU, 30 MEI 2020 | 02:05 WIB | Warni Arwindi

PA 212 Kecewa Iman Br Dirut TVRI Sebab Rekam Jejaknya | Nah Ini Tanggapan Iman

Pelantikan Dirut TVRI | Foto: Dewas TVRI

MoeslimChoice | Persaudaraan Alumni (PA) 212 menilai pengangkatan Iman Brotoseno sebagai Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (Dirut LPP TVRI) sebagai hal keterlaluan mengingat rekam jejaknya. Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif mengaku kecewa atas pilihan terhdadap Iman Br (nama ringkasnya) sebagai petinggi di sebuah lembaga negara yang memiliki tanggung jawab moral tinggi namun memiliki rekam jejak yang kurang sesuai dengan moralitas luhur.

"Banyak yang kecewa. Selain kecewa, kami keberatan karena ini sudah keterlaluan dan tidak beretika," kata Slamet, Jumat, 29/5/20.

Slamet menjelaskan, moral masyarakat Indonesia akan hancur bila dipimpin oleh Iman karena rekam jejaknya. Terlebih, kata dia, TVRI merupakan saluran televisi nasional yang jaringan dan siarannya menjangkau pelosok wilayah Indonesia.

"TVRI dipimpin oleh orang seperti itu, toleran terhadap pornografi dan porno aksi, saya khawatir moral bangsa akan hancur," kata Slamet.

Pengangkatan Iman Br sebagai Dirut TVRI mengundang berbagai reaksi lantaran perjalanan karir dan rekam jejaknya di media sosial yang diungkap ulang setelah ia dilantik pada Rabu, 27/5/20 sebagai pejabat publik. Salah satu bentuknya adalah berbagai tagar yang melambung di media sosial twitter. Antara lain #boikotTVRI #DirutBokep.

Iman memang pernah berkicau soal bokep alias film porno sebagai pemersatu bangsa. Tak hanya itu saja, Iman yang pernah menjadi kontributor majalah dewasa Playboy juga diungkap ke publik.

Menanggapi kicauan lama di media sosial yang menjadi viral dan dikomentari oleh warga internet (warganet), Iman menyadari percakapan itu menggunakan bahasa gurauan yang oleh pihak lain dapat dianggap sebagai hal serius. "Latar belakang saya adalah seorang pekerja seni – sutradara film, penulis, fotografer yang mungkin mempunyai cara pandang bersikap yang bisa dianggap berbeda bagi sebagian orang," kata Iman dalam pernyataan resmi, Jumat, 29/5/20.

Menyadari posisinya sebagai Dirut, ia menyatakan harus bertanggung jawab atas apa yang sudah ditulisnya di media sosial, termasuk tata cara perilaku dan narasi yang dikeluarkannya di ruang publik. "Bahwa di belakang hari ada yang mengungkap beberapa tulisan di jejaring sosial, setelah saya atas kehendak Allah SWT menjadi Direktur Utama LPP TVRI, terlepas dari adanya tujuan tertentu - niatan sengaja membelokkan opini dan melakukan pembunuhan karakter - tentu merupakan fakta yang harus saya hadapi," kata Iman. (wrn)


Komentar Pembaca