Kasus Virus Corona Iran Melonjak Tajam, 2.800 Kasus dalam 24 Jam Terakhir

Internasional  JUMAT, 29 MEI 2020 | 21:00 WIB

Kasus Virus Corona Iran Melonjak Tajam, 2.800 Kasus dalam 24 Jam Terakhir

foto/net

Moeslimchoice.  Iran hari ini, Jumat (29/5) mengumumkan jumlah tertinggi infeksi virus corona baru dalam hampir dua bulan dan memperingatkan wabah paling mematikan di Timur Tengah memburuk di beberapa kawasan.

Pemerintah Iran telah mencabut sebagian besar penutupan yang diberlakukan setelah kasus-kasus pertama Iran dikonfirmasi pada bulan Februari, tetapi telah diwaspadai untuk setiap penambahan dalam jumlah infeksi.

Juru bicara kementerian kesehatan Iran, Kianoush Jahanpour mengatakan, 2.819 kasus baru dikonfirmasi di seluruh negeri dalam 24 jam terakhir. Sehingga total keseluruhan kasus positif virus corona di Iran menjadi 146.668 kasus.

Angka itu adalah yang tertinggi yang diumumkan Iran untuk satu hari sejak 2 April.

Infeksi baru telah berada di lintasan yang meningkat sejak mencapai level terendah hampir dua bulan pada 2 Mei.

Jahanpour mengatakan, bahwa virus tersebut telah merenggut 50 nyawa  dalam periode yang sama, sehingga menambah jumlah keseluruhan kasus meninggal menjadi 7.677 kasus.

Sejauh ini, pemerintah Iran telah menerapkan kembali lockdown di satu provinsi, Khuzestan di perbatasan dengan Irak di barat daya.

Provinsi ini berada di zona "merah" yang merupakan level tertinggi pada skala risiko berkode warna Iran.

"Provinsi Khorasan Razavi, Azerbaijan timur dan barat, Lorestan, Kurdistan, Kermanshah, Hormozgan, dan Mazandaran juga berada dalam situasi kritis," kata Jahanpour. [mt/AN]


Komentar Pembaca