New Normal Seperti Praktik 'Kelinci Percobaan'

Mujahid 212: Bila Langgar UUD 45 Jokowi Halal Di-impeachment!

Polhukam  JUMAT, 29 MEI 2020 | 15:01 WIB | RMOL

Mujahid 212: Bila Langgar UUD 45 Jokowi Halal Di-impeachment!

Foto/net

Moeslimchoice | Rencana penerapan new normal banyak ditentang sejumlah pihak lantaran kurva pasien positif Covid-19 di Indonesia masih meningkat. Rencana tersebut pun turut ditolak oleh Mujahid 212, Damai Hari Lubis.

Menurut Damai, kebijakan new normal di tengah kasus Covid-19 masih meningkat di Indonesia ini seperti kelinci percobaan yang kemungkinan akan semakin parah jumlah korbannya.

"Kami, Mujahid 212 menolak keras new normal. Kebijakan perlindungan terhadap nyawa tapi model mirip 'kelinci percobaan'. Nyawa manusia, anak bangsa dianggap apa? Selembar daun kering?" ucap Damai Hari Lubis, Jumat (29/5/2020).

Damai menilai pemerintahan Presiden Joko Widodo tidak menghargai nyawa rakyatnya sendiri dan hanya lebih mementingkan kepentingan ekonomi belaka.

"DPR RI mesti panggil sesuai kewenangan lembaga. Bila nyata melawan dan bertentangan dengan konsitusi dasar UUD 45 dan konsitusi-konstitusi lainnya, maka 'halal' meng-impeach-nya," tegas Damai. [ary]


Komentar Pembaca
Sidang Itsbat Akan Digelar 21 Juli 2020

Sidang Itsbat Akan Digelar 21 Juli 2020

Jumat, 03 Juli 2020 | 14:30

Inilah Kunci Ketenangan Hati Menurut Al Quran
New Normal New Ideas

New Normal New Ideas

Minggu, 05 Juli 2020 | 02:30