Dapat Penambahan Modal, BNI Syariah Naik Kelas ke Buku 3

Ekonomi  JUMAT, 29 MEI 2020 | 09:05 WIB | Natasha

Dapat Penambahan Modal, BNI Syariah Naik Kelas ke Buku 3

Dirut BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo/net

Moeslimchoice | Memasuki tahun 2020 BNI Syariah tercatat telah naik kelas ke Buku III, setelah pemegang saham melakukan setoran modal inbreng sebesar Rp 255 miliar dan BNI Syariah mencetak laba bersih Rp214,01 miliar pada triwulan I 2020, naik 58 persen dibandingkan periode sama 2019 sebesar Rp135,35 miliar.

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo mengatakan dengan penambahan modal dan kinerja pada akhir triwulan I 2020 membuat BNI Syariah naik kelas menjadi BUKU 3 atau mempunyai modal inti diatas Rp5 triliun.

"Kenaikan laba BNI Syariah per triwulan I 2020 didorong oleh portofolio  pembiayaan  yang  seimbang, peningkatan  DPK yang optimal dengan komposisi CASA yang tinggi," kata Firman saat paparan kinerja secara online,  Kamis (28/5/20).

Dengan pertumbuhan laba yang positif, rasio profitabilitas BNI Syariah pun meningkat ditandai dengan meningkatnya ROE (Return on Equity) secara signifikan dari 12,79 persen di triwulan I tahun 2019 menjadi 17,95 persen di triwulan I tahun 2020.

"Rasio ROA (Return on Asset) juga naik dari 1,66 persen di triwulan I tahun 2019 menjadi 2,24 persen di triwulan I tahun 2020," ujar Firman.

Dari sisi bisnis, BNI Syariah pada triwulan I tahun 2020 telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp32,33 triliun, naik 9,80 persen dari posisi yang sama tahun 2019 sebesar Rp29,44 triliun.

"Komposisi Pembiayaan terbesar disumbang oleh segmen konsumer sebesar Rp15,71 triliun atau 48,6 persen, segmen komersial sebesar Rp8,01 triliun atau 24,78 persen serta segmen kecil dan menengah sebesar Rp6,69 triliun atau 20,68 persen," papar Firman kepada para awak media.

Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI Syariah pada triwulan I tahun 2020 mencapai Rp44,86 triliun, naik 16,59 persen dibandingkan periode sama pada tahun 2019 sebesar Rp38,48 triliun.

"Pertumbuhan tersebut meningkatkan rasio CASA dari 60,04 persen di triwulan I 2019 menjadi 64,96 persen di triwulan I 2020. Pertumbuhan DPK BNI Syariah tersebut juga lebih tinggi dari pertumbuhan industri sebesar 13,18% year on year," paparnya lebih lanjut.

Jumlah rekening, dinyatakan Firman, juga meningkat dari triwulan I 2019 sebesar 3,15 juta menjadi 3,53 juta di triwulan I tahun 2020.[fah]


Komentar Pembaca