Arab Saudi Akan Buka Layanan Penerbangan Domistik Pada 31 Mei 2020

Kabar Tanah Suci  KAMIS, 28 MEI 2020 | 19:15 WIB

Arab Saudi Akan Buka Layanan Penerbangan Domistik Pada 31 Mei 2020

Bandara King Abdul Aziz Jeddah/net

Moeslimchoice. Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) pada Rabu (27/5) membantah akan ada kenaikan harga tiket.

Juru bicara GACA, Ibrahim Alrosa, mengatakan bahwa rumor tentang kenaikan 80 persen harga penerbangan domestik adalah tidak benar alias palsu.

Otoritas berencana untuk mengoperasikan 60 penerbangan domestik ketika layanan akan kembali dibuka mulai Minggu (31/5) setelah pemerintah Saudi mengumumkan rencana tiga fase, yang mengarah ke kembalinya kehidupan normal di Kerajaan Arab saudi dalam waktu kurang dari sebulan.

"Berdasarkan apa yang diajukan oleh otoritas kesehatan yang kompeten di Arab Saudi mengenai dibukanya kembali beberapa kegiatan penting, sesuai dengan kontrol kesehatan dan tindakan pencegahan yang diambil untuk memerangi virus corona, GACA mengumumkan penerbitan persetujuan untuk dimulainya kembali penerbangan domestik yang akan dimulai pada hari Minggu, 31 Mei 2020, oleh maskapai penerbangan nasional," kata pernyataan resmi.

Pihak berwenang mengatakan, bahwa mereka telah menyelesaikan persiapan operasionalnya untuk secara bertahap membuka penangguhan penerbangan domestik untuk memastikan perjalanan yang aman bagi para pelancong melalui bandara Saudi, sambil mengambil semua langkah pencegahan yang diperlukan.

GACA mengatakan, akan bekerja dalam koordinasi dengan bandara, maskapai penerbangan dan perusahaan yang beroperasi di sektor penerbangan sipil untuk memenuhi permintaan di pasar lokal.

Dimulainya kembali penerbangan domestik akan secara bertahap untuk mencakup semua tujuan lokal dalam waktu dua minggu.

Tahap pertama meliputi pengoperasian 11 bandara di seluruh Arab Saudi, yaitu: 
1. Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, 
2. Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah, 
3. Bandara Internasional King Fahd di Dammam, 
4. Bandara Internasional Prince Mohammed bin Abdul Aziz di Madinah, 5. Bandara Prince Nayef bin Abdul Aziz Bandara Internasional di Qassim, 
6. Bandara Internasional Abha, 
7. Bandara Internasional Prince Sultan bin Abdul Aziz di Tabuk, 8. Bandara Internasional Raja Abdullah bin Abdul Aziz di Jazan, 9. Bandara Internasional Hail, 
10. Bandara King Saud di Al Bahah dan 
11. Bandara Najran.

Arab Saudi telah menutup penerbangan Internasional sejak 15 Maret 2020 dan penerbangan domestik sejak 21 Maret sebagai tanggapan terhadap penyebaran COVID-19.

Namun, ada pengecualian untuk penerbangan yang terkait dengan kasus-kasus kemanusiaan dan darurat, pesawat evakuasi medis dan penerbangan pribadi, di samping pemulangan warga yang terlantar yang ingin kembali ke Saudi, serta penerbangan dari inisiatif 'Kembali' Saudi untuk ekspatriat yang ingin kembali ke negara mereka.

Sementara untuk semua penerbangan Internasional tetap ditangguhkan (ditutup) hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Sementara itu, angka kasus meninggal di Arab Saudi yang terbaru akibat virus corona sebanyak 14 kasus yang tercatat pada Rabu (27/5), sehingga jumlah keseluruhan yang meninggal menjadi 425.

Sebanyak 1.815 kasus baru dilaporkan di Arab Saudi, yang berarti 78.541 orang di Arab Saudi kini telah tertular penyakit itu.

Kementerian kesehatan juga mengumumkan bahwa 2.572 lebih banyak pasien telah sembuh dari coronavirus, sehingga jumlah total yang sembuh di Arab Saudi menjadi 51.022. [mt/Arabnews]


Komentar Pembaca