Tercapai Kesepakatan Pilkada Berlangsung 9 Desember 2020

Polhukam  KAMIS, 28 MEI 2020 | 01:05 WIB | Warni Arwindi

Tercapai Kesepakatan Pilkada Berlangsung 9 Desember 2020

MoeslimChoice | Pemerintah, DPR, dan penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dalam hal ini KPU, Bawaslu dan DKPP, menyepakati pelaksanaan Pilkada Serentak digelar 9 Desember 2020. Kesepakatan tercapai dalam rapat kerja virtual Komisi II dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, KPU, Bawaslu, dan DKPP pada Rabu, 27/5/20.

Menurut Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia, berdasarkan penjelasan yang disampaikan oleh KPU RI terkait langkah-langkah kebijakan dan situasi pengendalian oleh pemerintah, DPR menyepakati Pilkada Serentak digelar 9 Desember 2020. Tambahan pula, lanjutnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga mendukungnya melalui Surat Ketua Gugus Tugas Nomor: B 196/KA GUGAS/PD.01.02/05/2020 Tanggal 27 Mei 2020.

“Jadi, Komisi II DPR RI bersama Mendagri RI dan KPU RI setuju pemungutan suara serentak dilaksanakan pada 9 Desember 2020,” kata Doli.

Ia menjelaskan, kesepakatan itu juga mencakup kelanjutan tahapan pilkada yang sempat ditunda. Menurut Doli, tahapan Pilkada berlanjut mulai 15 Juni 2020, dengan catatan tambahan pelaksanaannya harus mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Seluruh tahapan pilkada harus dilakukan sesuai dengan Protokol Kesehatan, berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19, serta tetap berpedoman pada prinsip-prinsip demokrasi,” ujarnya.

Lebih jauh ia meminta KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk mengajukan usulan tambahan anggaran terkait Pilkada Serentak lantaran harus menerapkan protokol Covid-19. “Komisi II DPR RI meminta kepada KPU RI, Bawaslu RI, dan DKPP RI untuk mengajukan usulan tambahan anggaran terkait pilkada di Provinsi/Kabupaten/Kota secara lebih untuk selanjutnya dapat dibahas oleh Pemerintah dan DPR RI,” tandasnya.

Semula Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020. Perppu tersebut sebagai payung hukum keputusan Penundaan Pilkada Serentak 2020 akibat pandemi corona. Dalam Perppu yang ditandatangani Presiden Jokowi pada Senin 4 Mei 2020 tersebut, Pasal 201A disebutkan bahwa Pilkada ditunda hingga Desember 2020 karena wabah corona.

“Pemungutan suara serentak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 201 ayat (6) ditunda karena terjadi bencana nonalam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 120 ayat (1),” demikian salah satu diktum Perppu tersebut. (wrn)


Komentar Pembaca