Mulai Buka Tanggal 5 dan 8 Juni

Setiap Mall di Jakarta Punya Tim Pengendali Covid-19

Ekonomi  RABU, 27 MEI 2020 | 06:35 WIB | RMOL

Setiap Mall di Jakarta Punya Tim Pengendali Covid-19

Foto/net

Moeslimchoice | Kebijakan penanganan pandemik virus corona baru yang akan beralih ke tatanan kehidupan normal yang baru atau The New Normal, sudah mulai ditandai dengan rencana pembukaan pusat perbelanjaan di DKI Jakarta.

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mencatat, ada sebanyak 73 pusat perbelanjaan dari 80 pusat perbelanjaan yang menjadi anggotanya dan tersebar di 5 wilayah DKI Jakarta, yang akan mulai beroperasi mulai tanggal 5 dan 8 Juni.

"Saat ini ada 67 pusat belanja yang rencana dibuka pada tanggal 5 Juni 2020. Sedangkan 6 pusat belanja akan dibuka pada tanggal 8 Juni 2020. Sisanya belum melaporkan kepada APPBI," ujar Ketua APPBI Ellen Hidayat, Selasa (26/5/2020).

Adapun dasar dibukanya pusat perbelanjaan ini mengacu pada Keppmenkes No. HK.01.07/MENKES/328/2020, tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja, Perkantoran, dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemik.

Selain itu Ellen juga mengatakan bahwa rencana berakhirnya PSBB DKI fase ke 3 tanggal 4 Juni nanti, peluang bisnis retailer di pusat belanja DKI terbuka. Karena hampir lebih dari 2 bulan, penutupan mal karena PSBB menyebabkan semua pengelola pusat belanja dan retailer atau tenant mengalami kesulitan finansial, terutama kesulitan cashflow.

"Di mana dampak ini juga secara langsung menimpa para karyawan yang tidak bekerja dan sudah tidak mempunyai tabungan lagi untuk bertahan menghidupi keluarganya. Selain atas dorongan para retailer atau tenant, khususnya UKM, yang minta agar mall segera dibuka," paparnya.

"Dengan dibukanya Mall kembali maka akan dapat membantu menggerakkan roda perekonomian nasional, dan meningkatkan ketahanan Bangsa Indonesia," tambah Ellen.

Pada saat awal dibuka nanti, APPBI menyerahkan jam operasional kepada pusat perbelanjaan itu sendiri. Akan tetapi Ellen bisa memastikan bahwa protokol kesehatan tetap harus dijalani pengelola pusat perbelanjaan, pedagang, dan juga pengunjung.

Misalnya, menyediakan pengukuran suhu tubuh di berbagai pintu masuk karyawan dan pengunjung, wajib memakai masker, menyediakan hand sanitizer di beberapa lokasi, dan mengontrol pengunjung agar tidak berkumpul di satu tempat atau selalu menjaga physical distancing . Selain itu, untuk operasional lift dan excalator juga dibatasi, agar tetap menjaga jarak satu dengan lainnya.

Restoran dan atau food court dibatasi jaraknya dengan mengatur jarak kursi dan meja.

Serta, secara rutin meningkatkan pembersihan gedung dan fasilitasnya dengan juga melakukan desinfektan.

"Setiap mall akan mempunyai team pengendali Covid-19," pungkas Ellen Hidayat. [ary]


Komentar Pembaca