Arab Saudi Lakukan Shalat Idul Fitri di Rumah Masing-masing

Kabar Tanah Suci  MINGGU, 24 MEI 2020 | 11:10 WIB

Arab Saudi Lakukan Shalat Idul Fitri di Rumah Masing-masing

foto/net

Moeslimchoice. Keluarga-keluarga di seluruh Arab Saudi terpaksa harus melaksanakan perayaan Idul Fitri di rumah masing-masing, tanpa adanya hiruk pikuk dan keramaian seperti yang biasa terjadi pada hari raya. Semua itu terjadi karena Arab Saudi tengah memberlakukan jam malam 24 jam demi mencegah tersebarnya virus corona.

Idul Fitri 1441 H tahun ini berjalan dengan keprihatinan, dimana jalan-jalan yang tenang, salon ditutup, juga tempat-tempat pangkas rambut, dan juga tidak ada antrian panjang di luar toko cokelat.

Pemerintah Saudi beberapa minggu lalu telah mengumumkan bahwa jam malam 24 jam akan diberlakukan di seluruh Arab Saudi selama libur Nasional 'Idul Fitri' selama lima hari (23-27 Mei) untuk menahan penyebaran penyakit virus korona (COVID-19).

Setiap tahun, perayaan Idul Fitri dimulai setelah bulan baru (Syawal) pertama kali terlihat, menandai akhir Ramadhan dan awal Syawal, menurut kalender Islam.

Malam Hari Raya biasanya menjadi malam yang tersibuk, dengan jalan-jalan yang ramai, dan mal, serta pusat perbelanjaan yang penuh dengan pembeli di menit-menit terakhir untuk membeli gaun, sepatu dan aksesoris. 

Begitu pula dengan toko permen penuh sesak, dan tempat pangkas rambut dan salon juga buka sepanjang malam melayani pelanggan yang ingin tampil terbaik pada hari pertama Idul Fitri.

Namun berbeda dengan Idul Fitri tahun ini, karena tidak diperkenankan untuk melaksanakan shalat Idul Fitri, dikarenakan pandemi coronavirus, sehingga memaksa masjid-masjid di sekitar Arab Saudi ditutup.  

Beberapa hari sebelum Idul Fitri telah diumumkan, bahkan oleh seorang Mufti besar Arab Saudi yang mengimbau semua warga Muslim agar dapat melakukan shalat Idul Fitri di rumah.

Hari Idul Fitri yang normal di Arab Saudi biasanya akan dimulai dengan mandi, mengenakan pakaian baru yang bersih, makan makanan kecil untuk menunjukkan akhir bulan puasa, dan kemudian menghadiri doa (shalat Idul Fitri) bersama keluarga di masjid, di mana orang-orang bertemu dengan tetangga, kerabat, dan teman-teman dan sambut mereka dengan "Idul Fitri" (Idul Fitri). [mt/ArabNews]


Komentar Pembaca