Layanan Poliklinik RSUD Depok Tutup Setelah 15 Tenaga Medis Positif Covid-19

Daerah  JUMAT, 22 MEI 2020 | 11:55 WIB | Warni Arwindi

Layanan Poliklinik RSUD Depok Tutup Setelah 15 Tenaga Medis Positif Covid-19

MoeslimChoice | Layanan poliklinik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok dihentikan untuk sementara waktu. Keputusan itu dilakukan setelah sejumlah tenaga medis terjangkit Covid-19.

Sebelumnya, tak kurang dari  15 perawat yang bertugas di Poliklinik Rawat Jalan RSUD Kota Depok terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19). Dirut RSUD Kota Depok, Dr Devi Mayori membenarkan prihal tersebut dan menyatakan 15 perawat itu akan menjalankan isolasi selama 14 hari kedepan.

"Benar ada 15 perawat yang terkonfirmasi Covid-19 dan mereka akan menjalanlan isolasi," kata Devi melalui pernyataan resmi, Kamis, 21/5/20.

Ia mengaku belum mengetahui asal penularan virus mematikan tersebut "Kemungkinan besar dari pasien poliklinik," imbunya.

Agar penaran tak berlanjut, Devi mengungkapkan akan menutup Poliklinik Rawat Jalan RSUD selama 2 pekan lebih, pada Jumat 22 Mei hingga Senin, 8 Juni 2020. "Akan kami tutup sementara Poliklinik dan akan buka jembali Senin, 8 Juni 2020," pungkasnya.

Keputusan itu, tertuang dalam Surat Edaran Nomor 445/1031-UPEP, yang tertulis bahwa pelayanan poliklinik ditutup selama 14 hari mulai tanggal 22 Mei 2020 hingga 8 Juni 2020 mendatang.

Devi menjelaskan, penutupan poliklinik dilakukan untuk keperluan sterilisasi secara general, dan isolasi para tenaga kesehatannya. Ia mengakui dua pekan sebelumnya, ada pula tenaga medis yang juga terkonfirmasi Covid-19. (wrn)


Komentar Pembaca