Sila Cek, BLT Dana Desa Mulai Mengalir Deras

Nasional  KAMIS, 21 MEI 2020 | 20:50 WIB | Warni Arwindi

Sila Cek, BLT Dana Desa Mulai Mengalir Deras

MoeslimChoice | Sempat viral di media sosial soal Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, Menteri Desa, Pembangunan Derah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengemukakan penyaluran BLT Dana Desa sudah semakin deras. Ia mengemukakan hingga Rabu, 20/5/20, BLT Dana Desa telah tersalur ke 23.963 atau 43 persen desa dan akan terus betambah.

“Sepanjang Rabu, 20 Mei 2020 penyaluran melonjak 7.496 desa,” ungkap Abdul Halim dalam pernyataan resmi, Kamis, 23/5/20. Ia menjelaskan, tercatat 55.260 desa yang sudah mendapatkan Dana Desa di rekening kas desa sehingga sudah siap menyalurkan BLT Dana Desa.

Sedangkan Dana Desa bagi 5.437 desa masih diproses di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) setempat. “Ini juga segera tersalur ke rekening kas desa."

Penyaluran BLT Dana Desa berlangsung melalui empat tahapan. Mulai dari pendataan keluarga miskin, musyawarah desa khusus (musdesus) untuk menetapkan daftar penerima, pengesahan bupati atas daftar usulan desa, dan penyaluran BLT Dana Desa. Nah, per Kamis ini desa yang sudah melakukan pendataan keluarga miskin mencapai 62.063 desa atau naik 3.690 desa pada Rabu, 20 Mei 2020.

Desa yang sudah melaksanakan musdesus 54.451 atau 99 persen dari desa yang sudah mendapat Dana Desa. Angka tersebut naik 5.332 desa dibandingkan kemarin. Dia mengatakan pengesahan dari bupati/wali kota bisa ditangguhkan setelah penyaluran BLT Dana Desa tahap pertama.

“Hari ini sudah ada 2.469.025 keluarga miskin yang mendapatkan BLT Dana Desa. Jumlahnya 30 persen dari target 12 juta keluarga penerima manfaat," kata Mendes Halim.

Jumlah Dana Desa yang disalurkan kepada warga mencapai Rp1, 48 triliun artinya nilai Rp 489,2 miliar daripada kemarin.

Mendes Halim menjelaskan urutan provinsi yang mampu menyalurkan BLT Dana Desa terbanyak ialah Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Bali, D.I. Yogyakarta, dan Sulawesi Tenggara. Sebaliknya, provinsi yang paling rendah dalam persentase penyaluran BLT Dana Desa berturut-turut Banten, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Papua, dan Maluku Utara. (wrn)


Komentar Pembaca