Rekor Baru Terkonfirmasi Covid-19 Tambah 937 | Total 20.162 Orang

Kesehatan  KAMIS, 21 MEI 2020 | 19:50 WIB | Warni Arwindi

Rekor Baru Terkonfirmasi Covid-19 Tambah 937 | Total 20.162 Orang

Penutupan pusat perbelanjaan di bekasi yang melanggar protokol kesehatan.

MoeslimChoice | Angka catatan penularan harian penyakit virus corona (Covid-19) di Indonesia membukukan rekor baru dengan kenaikan per Kamis, 21/5/20 sebanyak 973 orang sehingga total terkonfirmasi positif menjadi 20.162 orang. Sementara jumlah pasien sembuh tercatat 4.838 pasien seiring dengan 1.278 orang yang meninggal dunia.

"Kasus baru pasien positif covid-19 hari ini terjadi lonjakan terbesar, mencapai 974 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam keterangan pers, di Jakarta, Kamis, 21/5/20. Sedangkan DKI, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah secara berturut-turut menjadi provinsi yang paling banyak mencatat warga yang terkonfirmasi positif corona.

Rinciannya, DKI Jakarta 6.301 kasus, Banten menjadi 753, DI Yogyakarta menjadi 215 kasus dan Jawa Barat naik menjadi 1.962 kasus. Sementara itu di Jawa Tengah menjadi 1.217 kasus, Jawa Timur menjadi 2.998 Bali menjadi 374 kasus, Nusa Tenggara Barat menjadi 410 kasus, dan Nusa Tenggara Timur sebanyak 79 kasus.

Yuri menambahkan, Aceh tetap 18 kasus, Sumatera Utara menjadi 273 kasus, Provinsi Riau 108 kasus, Kepulauan Riau 140 kasus, Sumatera Barat 436, Jambi 89 kasus, Bengkulu 69 kasus, Sumatera Selatan 674 kasus, Lampung 101 kasus dan Bangka-Belitung 36 kasus.

Untuk wilayah Kalimantan Utara tercatat 162 kasus, Kalimantan Timur 266, Kalimantan Barat 133 kasus, Kalimantan Tengah 254, Kalimantan Selatan menjadi 557 kasus.

Provinsi lainnya adalah Sulawesi Utara 188, Gorontalo 44, Sulawesi Selatan 1.135, Sulawesi Tengah 117 kasus, Sulawesi Barat 86 kasus, Sulawesi Tenggara 202, Maluku Utara 97, Maluku 135, Papua Barat 110 kasus dan Papua 410 kasus.

Mengenai yang meninggal dunia, Yuri menyebutkan, hari ini ada penambahan sebanyak 36 orang. Dengan demikian, jumlah total pasien meninggal menjadi 1.278 orang. Sedangkan pasien sembuh bertambah 263 hingga total menjadi 4.838 orang.

Sementara itu angka ODP (Orang Dalam Pemantauan) hari ini terjadi kenaikan kasus lagi, meski sebelumnya sempat turun sedikit. Total ODP saat ini berjumlah 50.187 dari sebelumnya 44.073 kasus. Itu artinya naik 5.484 kasus. Kasus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) malah turun dari 11.705 menjadi 11.066 kasus.

Status ODP belum menunjukkan gejala sakit, namun memiliki riwayat kontak dengan orang diduga positif covid-19. Sedangkan PDP adalah orang yang memiliki riwayat gejala covid-19 seperti demam, batuk, sesak napas dan sakit tenggorokan. PDP sudah observasi medis pada saluran pernapasannya.

Yuri menegaskan, penambahan pasien sembuh covid-19 hingga total hari ini 4.838 orang menunjukkan covid-19 bisa disembuhkan dan dicegah. Untuk itu Pemerintah mendorong masyarakat terlibat aktif dalam memutus mata rantai penularan covid-19 di lingkungan kerja dan tempat tinggal.

Ia meminta kepada masyarakat untuk terus menjalin kekompakan dalam upaya pencegahan dan penanganan covid-19 dengan menjalankan protokol kesehatan dan anjuran pemerintah.

“Pastikan kita tidak tertular atau tidak menulari. Hargai dan bantu mereka yang sedang melakukan isolasi mandiri. Jangan pernah bersikap diskriminasi kepada pasien yang sudah sembuh. Dan yang tak kalah penting, kita tidak boleh menolak jenazah pasien sebagai bagian dari kemanusiaan,” katanya.

Yuri menyebut, rentang usia pasien meninggal bekisar 45 hingga 65 tahun. Ia mengakui jumlah korban meninggal terdampak covid-19 itu terbilang tinggi sehingga memerlukan perhatian agar dapat ditekan seminimal mungkin.

Selain faktor usia, Yuri menambahkan, penyebab kematian sebagian besar karena penyakit bawaan. Hampir seluruh kasus meninggal karena adanya penyakit pendahulu, antara lain diabetes, penyakit jantung kronis, hingga penyakit paru obstruksi.

Yuri juga mengingatkan pentingnya mematuhi protokol kesehatan mencegah Covid-19: Menjaga jarak, hindari tempat berkumpul padat orang, cuci tangan pakai sabun, manakala ada yang sakit segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. (wrn)


Komentar Pembaca