Ribuan Orang Sampaikan Duka Cita Atas Meninggalnya Putra Menteri Perumahan Saudi

Kabar Tanah Suci  JUMAT, 15 MEI 2020 | 04:30 WIB

Ribuan Orang Sampaikan Duka Cita Atas Meninggalnya Putra Menteri Perumahan Saudi

foto/net

Moeslimchoice. Duka cita dan Belasungkawa mengalir dari ribuan orang atas meninggalnya Al-Muhannad, putra Majid Al-Hogail, Menteri Perumahan Saudi dan Penjabat Menteri Urusan Kota dan Pedesaan.

"Dengan isi hati dengan kehendak Allah, dia (Al-Muhannad) telah masuk (rahmat-Nya)," tweeted Al-Hogail. 

"Saya meminta kepada Allah di bulan suci dan diberkati ini untuk memberkatinya dengan rahmat dan surga. Kita pasti milik Allah dan milik-Nya kita akan kembali," tambahnya dengan sedih.

Al-Muhannad adalah anak bungsu dari empat anak Menteri Al-Hogail. Dia meninggal pada Selasa (12/5) karena serangan jantung.

Orang-orang pun menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan dan berdoa untuk Al-Muhannad melalui media sosial. Para menteri, tokoh masyarakat, anggota keluarga, dan orang-orang biasa, semua memberikan penghormatan.

"Belasungkawa tulus dan simpati tulus saya kepada Yang Mulia dan keluarga," tulis Ahmed bin Suleiman Al-Rajhi, Menteri Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Sosial. 

Menteri Kesehatan, Dr. Tawfiq Al-Rabiah menulis: "Semoga Allah membalas Anda, dan saya meminta kepada Allah untuk pengampunan dan belas kasihan (kepada almarhum Anda)."

Seorang pengguna media sosial menulis: "Hidup ini penuh dengan pelajaran. Kami memohon belas kasihan Allah untuk putra Yang Mulia Menteri dan untuk semua Muslim. " 

Tweet lain: "Semoga Allah memberinya rahmat dan melimpahkan kesabaran keluarganya."

Pemain sepak bola Saudi, Sami Al-Jaber menulis: "Semoga Allah memberkati masa mudanya di surga, memaafkannya dan mengampuni dia."

Seorang pengguna media sosial menulis: "Sebuah gambar bernilai ribuan kata, betapa sulitnya kehilangan itu. Saya meminta kepada Allah untuk memberikan Anda kesabaran dan kenyamanan."

Salah satu dari beberapa tweet terakhir Al-Muhannad termasuk doa: "Semoga Allah memberikan kesehatan kepada semua pasien yang berniat untuk berpuasa selama bulan Ramadhan tetapi tidak bisa, dan mengampuni mereka yang berniat untuk berpuasa tetapi meninggal."

Salah satu pengguna media sosial menyatakan, "belasungkawa terdalam dan paling tulus untuk ... Yang Mulia Majid Al-Hogail, dan kami meminta Allah untuk menerimanya (Al-Muhannad) dan mengampuni dia dan memberikan keluarganya dan kedamaian dan kenyamanan bagi orang-orang terkasih dan keluarganya." [mt/AN]


Komentar Pembaca