Kasus COVID-19 di Arab Saudi Menurun, 40 Persen Dinyatakan Sembuh

Kabar Tanah Suci  KAMIS, 14 MEI 2020 | 20:00 WIB

Kasus COVID-19 di Arab Saudi Menurun, 40 Persen Dinyatakan Sembuh

foto/net

Moeslimchoice. Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan pada Rabu (14/5), bahwa hampir 40 persen dari kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di negara itu telah sembuh dari penyakit tersebut.

Kementerian mengumumkan kasus yang sembuh dalam 24 jam terakhir berjumlah 2.365 kasus, sehingga jumlah total yang sembuh menjadi 17.622 kasus. 

Meninggal total kasus yang dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona mencapai 44.830 kasus dengan 1.905 kasus baru pada hari itu yang dikonfirmasi. Dari jumlah tersebut, 42 persen adalah warga Saudi, 22 persennya adalah perempuan, dan 8 persen adalah anak-anak.

Saat ini terdapat 26.935 kasus COVID-19 aktif yang menerima perawatan di rumah sakit Saudi, 147 di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Arab Saudi mencatat, sembilan kasus meninggal pada Rabu (14/5), dengan demikian korban meninggal total menjadi 273 kasus.

Kasus meninggal yang terakhir adalah dua orang Saudi dan tujuh ekspatriat dari Jeddah dan Makkah. Mereka berusia antara 42 dan 80 tahun. Sebagian besar memiliki penyakit kronis.

"Ini adalah hari kedua berturut-turut di mana kasus virus corona yang sembuh melebihi jumlah kasus yang dikonfirmasi," kata juru bicara Kementerian Kesehatan, Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly. 

"Baru-baru ini, kami telah melihat persimpangan antara kurva kasus yang baru direkam dan kurva pemulihan, sementara kurva pemulihan meningkat pesat yang merupakan tanda yang sangat positif," tambahnya.

Dia menambahkan, bahwa kurva kasus yang meninggal karena virus corona "stabil dan cukup rendah" di Arab Saudi jika dibandingkan dengan negara lain, dan bahwa beban kerja yang intens tidak mempengaruhi fokus kementerian atau otoritas kesehatan lainnya.

"Baik kinerja maupun protokol medis di rumah sakit Saudi tidak terpengaruh oleh pandemi ini, termasuk armada ambulans dan staf Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi. Departemen gawat darurat terus menerima semua jenis kasus darurat sepanjang waktu," kata Al-Aly.

Al-Aly mengulangi peringatannya tentang risiko pertemuan sosial dan meminta orang-orang untuk mematuhi pedoman untuk menghentikan penyebaran virus corona novel.

"Patuhi petunjuknya dan menjauhlah dari apa pun yang melanggar mereka, terutama berkumpul atau meninggalkan rumah Anda untuk tujuan yang tidak perlu; mematuhi perilaku higienis yang direkomendasikan, seperti mencuci tangan dan menghindari permukaan yang menyentuh," kata Al-Aly.

Sebelumnya, Al-Aly mengatakan demam adalah gejala infeksi yang paling umum karena 99 persen dari kasus yang dikonfirmasi mengalami demam, sementara 60 persen mengalami batuk dan 30 persen mengalami kesulitan bernapas. [mt/ArabNews]


Komentar Pembaca