Arab Saudi Umumkan Jam Malam 24 Jam untuk Liburan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah

Kabar Tanah Suci  RABU, 13 MEI 2020 | 23:35 WIB

Arab Saudi Umumkan Jam Malam 24 Jam untuk Liburan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah

foto/net

Moeslimchoice. Jam malam 24 jam akan diberlakukan di seluruh Kerajaan Arab Saudi selama liburan Idul Fitri lima hari (23-27 Mei) untuk mencegah penyebaran penyakit coronavirus (COVID-19), Kementerian Dalam Negeri Saudi mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Selasa (12/5).

Meski begitu, kegiatan ekonomi akan tetap dibuka dan orang-orang bisa melakukan kegiatan dengan bebas antara jam 9 pagi hingga jam 5 sore, kecuali di Makkah, yang masih diberlakukan jam malam penuh, tambah pernyataan itu.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri mengumumkan akan segera memberlakukan lockdown 24 jam penuh di kota Baish provinsi Jazan.

Penduduk akan diizinkan untuk ke luar rumah, hanya untuk membeli barang-barang kebutuhan pokok dan untuk keperluan medis antara jam 9 pagi sampai 5 sore.

Arab Saudi itu pada Selasa (12/5) mencatat pasien yang sembuh dari virus corona cukup tinggi pada 24 jam hari itu sejak wabah itu dimulai hampir dua bulan lalu.

Kementerian Kesehatan mencatat 2.520 dinyatakan sembuh, penghitungan harian tertinggi sejak awal pandemi, sehingga jumlah total yang sembuh menjadi 15.257 orang.

Namun, juru bicara Kementerian Kesehatan, Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly mengulangi peringatannya tentang risiko pertemuan sosial.

Kementerian Kesehatan mengkonfirmasi tercatat 1.911 infeksi baru pada Selasa (12/5), sehingga jumlah total yang terinfeksi menjadi 42.925 kasus. Sekarang ada 27.404 kasus aktif, 147 dalam kondisi kritis.

Dari kasus yang dikonfirmasi, 82 persen adalah laki-laki dan 18 persen perempuan. Dua persen adalah orang dewasa di atas usia 65 tahun, sementara 6 persen adalah anak-anak.

Kasus meninggal terakhir adalah dua warga Saudi dan tujuh ekspatriat di Makkah, Riyadh dan Wadi Al-Dawaser, sehingga jumlah total yang meninggal menjadi 264 orang.

The King Abdul Aziz City for Science telah mengembangkan model simulasi untuk memantau pergerakan perkotaan menggunakan teknologi AI.

Pakar Saudi di bidang termasuk epidemiologi dan matematika membantu mengembangkan model, yang menunjukkan bahwa dengan mengikuti langkah-langkah pencegahan untuk memerangi penyebaran virus.

Rencana sedang dilakukan untuk memperluas model untuk mencakup semua kota di Arab Saudi. [mt/ArabNews]


Komentar Pembaca