Ibas Tebar Ribuan Paket Bantuan Covid-19 di Pacitan dan Sekitarnya

* Pasien Positif Covid-19 di Pacitan Bertambah Lagi

Daerah  SABTU, 09 MEI 2020 | 19:05 WIB

Ibas Tebar Ribuan Paket Bantuan Covid-19 di Pacitan dan Sekitarnya

Distribusi bantuan paket sembako Ibas bagi warga terdampak Covid-19 di Pacitan

MoeslimChoice | Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY), anggota DPR RI dari Dapil Jatim VII, mendapat apresiasi sejumlah Pemerintah Daerah karena konsistensinya dalam membantu pencegahan wabah Covid-19 di wilayah pemilihannya: Kabupaten Pacitan, Trenggalek, Magetan, Ponorogo, dan Ngawi.

Belakangan, Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR RI ini pun kembali merespon aspirasi dan kebutuhan masyarakat terdampak wabah Covid-19 dengan menebar ribuan paket bantuan sembako.

Koordinator Satuan Tugas EBY Anti-Covid-19, David Christian, menjelaskan, kegiatan pembagian ribuan paket sembako oleh putra kedua Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), itu merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatannya sejak meluasnya wabah Corona di Indonesia.

“Sejak awal Maret lalu, beliau (EBY) menerjunkan kami untuk berkoordinasi dengan seluruh elemen di daerah, demi mencegah penyebaran wabah Corona melalui berbagai agenda pencegahan. Ratusan titik rawan, secara berkelanjutan, kami semprot dengan disinfektan. Ribuan APD (Alat Pelindung Diri) juga sudah disalurkan Mas Ibas, seperti wastafel portabel, puluhan ribu masker untuk warga, sabun, dan hand-sanitizer,” kata David kepada Kontributor MoeslimChoice di Pacitan, Suluh Apriyanto, Sabtu (9/5/2020).

Kali ini, lanjut David, Ibas turut memperhatikan kebutuhan warga yang terdampak kebijakan pencegahan Covid-19 dengan memberikan ribuan paket bantuan sembako.

“Bertepatan dengan momen Ramadhan, Mas Ibas merespon kebutuhan masyarakat melalui penyebaran paket sembako. Kami sudah koordinasi dengan instansi terkait agar distribusi bantuan sembako ini tepat sasaran. Satgas Mas Ibas akan turun langsung mendatangi rumah per rumah dari warga yang membutuhkan,” ungkap David.

Dihubungi terpisah, Bupati Pacitan, Indartato, mengaku bangga memiliki wakil rakyat yang peduli dan secara berkelanjutan terus membantu warga masyarakat di daerahnya.

“Alhamdulillah, Mas Ibas kembali memperhatikan warga Pacitan dengan bantuan ribuan paket sembako. Atas nama pribadi dan warga Pacitan, saya sampaikan terima kasih atas kepedulian Mas Ibas,” ujar Bupati Pacitan dua periode ini kepada MoeslimChoice, saat melepas armada distribusi bantuan sembako di GOR Pacitan.

Apresiasi terhadap langkah Ibas itu tak hanya datang dari Bupati Pacitan. Bupati Magetan, Suprawoto, yang akrab disapa Kang Woto, juga mengapresiasi aksi Ibas yang telah sejak awal bersikap proaktif dan responsif menurunkan satuan tugasnya untuk membantu Pemerintah Daerah mencegah penyebaran wabah Covid-19.

“Apresiasi kami untuk beliau, Mas Ibas. Pastinya, kepedulian Mas Ibas itu dalam membantu berbagai sarana dan kebutuhan untuk warga Magetan akan sangat bermanfaat,” kata Kang Woto kepada MoeslimChoice.

Pasien Positif Pacitan Bertambah

Sementara itu, melalui konferensi pers di Pendopo pada Kamis (7/5/2020) malam, sekitar pukul 20.00 WIB, Bupati Indartato mengumumkan adanya penambahan satu pasien positif Covid-19 di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Sehingga, sampai saat ini, pasien positif Covid-19 di kota berjuluk 1001 Gua ini menjadi tujuh orang. Pasien baru tersebut, lanjut Indartato, berasal dari cluster baru, yaitu Pondok Pesantren Al Fattah, Temboro, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

“Perlu diketahui, dengan bertambahnya satu pasien positif Covid-19 ini, maka jumlah pasien positif di Pacitan kembali meningkat, menjadi 7 (tujuh) orang,” terang Indartato kepada MoeslimChoice, Kamis (7/5/2020).

Penambahan itu membuat Indartato kembali menegaskan kepada seluruh warga Pacitan untuk terus menanamkan prosedur kesehatan. Karena, menurutnya, tanpa kedisiplinan bersama, maka Pemkab Pacitan sendiri takkan pernah bisa memutus mata rantai Covid-19 ini.

“Intinya, kita semua tetap harus mematuhi prosedur kesehatan yang telah disampaikan, baik oleh Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, maupun Desa. Semua itu semata-mata demi mencegah penambahan pasien positif Covid-19 di Pacitan,” tegas Indartato.

Diketahui, pasien positif Covid-19 nomor 07 ini merupakan warga Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, yang masih berusia belasan tahun dan berjenis kelamin laki-laki.

“Pasien ini masih masuk kategori anak-anak, karena usianya baru tiga belas tahun,” tambah Komandan Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pacitan tersebut.

Ia berharap, pasien tersebut bisa cepat membaik dan sepenuhnya sembuh dari virus Corona. Sementara bagi warga masyarakat lain, tak bosan ia mengingatkan untuk tetap selalu menjaga kebersihan, kesehatan, makan yang bergizi, jaga jarak, dan memakai masker. [yhr]


Komentar Pembaca