Jenderal Andika Perkasa Bahagia Terapi Plasma Konsevalen Berhasil Bantu Pasien Covid-19

Kesehatan  SELASA, 05 MEI 2020 | 07:25 WIB | RMOL

Jenderal Andika Perkasa Bahagia Terapi Plasma Konsevalen Berhasil Bantu Pasien Covid-19

Foto/net

Moeslimchoice | Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa meminta laporan terbaru mengenai riset plasma konvalesen dari jajaran RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Terapi plasma konvalesen disebut sebagai salah satu terapi yang menjanjikan bagi penanganan pasien terjangkit virus corona baru (Covid-19). Terapi ini berupa pemberian plasma dari donor pasien Covid-19 yang sembuh kepada pasien yang masih dinyatakan positif corona.

Direktur Pembinaan Pengembangan RSPAD, Kolonel CKM dr. Mala Sarnadi menjelaskan, riset plasma konvalesen di RSPAD telah diberikan kepada tiga pasien.

Pasien pertama berusia 64 tahun. Ia menderita Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) berat dengan penyakit bawaan (komorbid) diabetes melitus dan jantung, sudah bisa lepas ventilator setelah diterapi selama 3 kali dalam 6 hari.

Pasien kedua berusia 68 tahun tanpa penyakit bawaan. Ia sudah bisa keluar dari ruang isolasi dan menempati ruang rawat biasa setelah sekali terapi. Untuk pasien ketiga masih dalam pengawasan karena baru dilakukan terapi. Kolonel CKM dr. Mala Sarnadi mengatakan, ketersediaan plasma konvalesen di RSPAD dari pendonor sebanyak 21 kantong darah.

“Plasma ini berlaku sesuai golongan darah dan bisa disimpan hingga satu tahun,” ujar dr. Mala Sarnadi dalam teleconference bersama seperti yang diungguh di YouTube, Senin (4/5/2020).

Menurut dia, untuk mendapatkan calon donor darah terbilang mudah, karena banyak pasien yang telah sembuh antusias untuk membantu pasien yang masih terinfeksi Covid-19. RSPAD juga bekerja sama dengan salah satu aplikasi kesehatan untuk mengumpulkan calon donor plasma konvalesen.

Melihat perkembangan tersebut, Jenderal Andika terlihat antusias dan memberi dukungan agar terapi plasma konvalesen dapat terus dilakukan demi membantu percepatan penyembuhan pasien Covid-19. [nry]


Komentar Pembaca