Masih 40-an Masjid di Ibu Kota Tetap Berjamaah Tarawih

Daerah  RABU, 29 APRIL 2020 | 07:05 WIB | Warni Arwindi

Masih 40-an Masjid di Ibu Kota Tetap Berjamaah Tarawih

Ilustrasi: Masjid Istiqlal senyap pada Ramadan kali ini.

MoeslimChoice | Pemprov DKI Jakarta menyebutkan sekitar 40 masjid di wilayah Ibu Kota masih melangsungkan ibadah salat tarawih berjamaah, padahal pemerintah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta tarawih Ramadan 1441 Hijriah di rumah untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19. Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual DKI Jakarta Hendra Hidayat mengakui dari sekitar 3.200 masjid di Ibu Kota, sebagian kecial masih tetap menggelar tarawih maupun salat Jumat berjamaah.

"Kalau yang untuk tarawih sedikit lah. Dari 3.200 mungkin sekitar 40 yang masih melaksanakannya," kata Hendra Hidayat kepada wartawan, Selasa, 28/4/20.

Pemprov DKI, sambungnya, tetap melakukan pendekatan kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) 40-an tempat ibadah tersebut. Alasannya, masalah agama agak sensitif sehingga pertimbangan mencegah konflik sosial juga masuk hitungan.

Sejauh ini Majelis Ulama Indonesia sudah menerbitkan fatwa bahwa untuk wilayah zona merah virus corona seperti Jakarta ibadah wajib maupun sunah dilakukan di rumah, tidak harus berjamaah di masjid. Terlebih Jakarta sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Bicara soal ibadah ini kan memang kita harus hati-hati. Di satu sisi Fatwa MUI sudah mengingatkan semuanya untuk tetap dalam situasi dan kondisi saat ini beribadah di rumah," kata Hendra.

Namun ia tetap meminta masyarakat mematuhi PSBB. Tujuannya agar penyebaran virus corona atau Covid-19 terputus. "Aturan ini dibuat Pemprov tidak semata-mata masukan dari internal Pemprov saja, pak Gubernur juga sudah menerima masukan dari semua pihak. Dari Kepolisian, Kodam Jaya, Kejaksaan Tinggi dan lainnya," tandasnya.


Komentar Pembaca