Mahasiswa UIN Jakarta Terdampak Covid-19, Dapat Bantuan dari Kampus

Pendidikan  JUMAT, 10 APRIL 2020 | 19:10 WIB

Mahasiswa UIN Jakarta Terdampak Covid-19, Dapat Bantuan dari Kampus

foto/net

Moeslimchoice. Sejumlah Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah terdampak wabah Covid-19. Mereka tidak bisa kembali ke daerahnya, dan tetap berada di sekitar kampus, dan butuh bantuan sembako dan makanan jadi.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Hari Hendarto memastikan pihak kampus akan terus membantu mereka. 

"Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang berada di sekitar kampus telah memperoleh bantuan pangan dari pihak kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, khususnya yang dikelola oleh STF UIN Jakarta. Ke depan kebutuhan makanan matang masih dibutuhkan, dan gugus tugas covid-19 UIN Jakarta akan terus membantu mahasiswa terdampak," terangnya di Ciputat, seperti dilansir dari laman resmi Kemenag, Kamis (9/4).

"Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur sehingga kami bisa melanjutkan pendistribusian makanan khususnya kepada mahasiswa perantau," sambungnya.

Menurut Haro, Mahasiswa yang terkena dampak Covid-19 adalah mereka yang tidak bisa kembali ke kampung halamannya karena berbagai kendala. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah membuat gugus tugas Covid-19 yang melibatkan unsur-unsur pimpinan Fakultas, Rumah Sakit Syarif Hidayatullah, Pejabat Struktural, dan Social Trust Fund UIN Syarif Hidayatullah.

Sebagai bagian Gugus Tugas Covid-19 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta, lalu melakukan pendataan mahasiswa yang masih berada di sekitar kampus dan membutuhkan bantuan. Proses pendataan dilakukan dengan menggunakan google form dan menjaring informasi dari mahasiswa berupa identitas diri, kondisi kesehatan mereka, dan bantuan yang mereka butuhkan.

Hari mengatakan, sejak dibuka pertama kali, google form tersebut banyak direspon mahasiswa yang tinggal di sekitar kampus. Jumlah pengisi google form meningkat dari 615 di tanggal 29 Maret, hingga 1.066 di tanggal 5 April. 

Selain data Googleform, fakultas juga melakukan pendataan mahasiswa yang masih tinggal di kos sekitar kampus dan membutuhkan bantuan, sehingga total jumlah mahasiswa yang didata oleh gugus tugas Covid19 UIN dan dijadikan basis oleh STF UIN Jakarta adalah 1.393 mahasiswa. 

Setelah dilakukan analisa kebutuhan mahasiswa, kata Hari, terdapat data bahwa sebagian besar mahasiswa membutuhkan bantuan sembako dan makanan jadi. Oleh karena itu, Gugus Tugas COVID-19 UIN Jakarta dan STF UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melakukan penggalangan dana untuk membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan mereka.

"Mulai tanggal 30 Maret 2020, Gugus Tugas Covid-19 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyalurkan bantuan makanan matang kepada mahasiswa, bekerjasama dengan warung nasi yang berlokasi dekat kampus 1 dan kampus 2," jelas Hari.

"Sebagai wujud kepedulian, Dharma Wanita UIN Syarif Hidayatullah Jakarta juga ikut menyediakan makanan jadi bagi mahasiswa UIN Syarif Hidayatulllah Jakarta," lanjutnya. 

Jumlah mahasiswa yang mendapat makanan pada tanggal 30 Maret – 3 April adalah sebanyak 256 mahasiswa dengan paket makanan matang (nasi, lauk, sayur, buah dan vitamin) sebanyak 1.553 paket. Tanggal 6–10 April jumlah mahasiswa target penerima bantuan makanan matang adalah 476, dan paket yang didistribusikan adalah 2.000 paket. 

"Selain bantuan makanan matang yang didistribusikan oleh STF UIN Jakarta, hampir semua fakultas mendistribusikan bantuan sembako kepada mahasiswa," pungkasnya. [mt] 


Komentar Pembaca