Kecuali Ojol

Kadishub DKI Jakarta: Sepeda Motor Boleh Berboncengan Asal Satu Alamat Rumah

Hukum  JUMAT, 10 APRIL 2020 | 17:00 WIB | RMOL

Kadishub DKI Jakarta: Sepeda Motor Boleh Berboncengan Asal Satu Alamat Rumah

Foto/net

Moeslimchoice | Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyebut kendaraan roda dua atau sepeda motor pribadi diperbolehkan berboncengan selama kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kebijakan PSBB di DKI Jakarta pun juga mengatur tentang moda transportasi. Terkhusus untuk sepeda motor masih diperbolehkan untuk berboncengan.

"Untuk kendaraan bermotor pribadi itu selain digunakan oleh pengendara juga bisa mengangkut penumpang," ucap Syafrin Liputo saat konferensi pers di Polda Metro Jaya melalui live streaming, Jumat (10/4/2020).

Namun demikian, kata Syafrin, pengendara dan penumpang yang dibonceng harus memiliki satu alamat rumah. Artinya, satu kendaraan sepeda motor hanya bisa melintas di DKI Jakarta yang masih satu keluarga atau masih satu rumah.

"Tetapi dengan catatan bahwa penumpang tersebut adalah satu alamat dengan pemilik kendaraan dimaksud," tegas Syafrin.

Alasan tidak ada larangan berboncengan sepeda motor di DKI Jakarta, lanjutnya, lantaran sepeda motor merupakan kendaraan yang paling banyak digunakan bagi masyarakat yang masih melakukan kegiatan atau aktivitas kerja selama masa PSBB.

"Tujuannya kita ketahui bahwa saat ini roda dua juga menjadi moda utama para pekerja di Jakarta untuk melakukan kegiatan sehari-hari, ada banyak pengecualian yang sudah diberikan ada empat kegiatan perkantoran ada 11 kegiatan usaha yang harus kami jamin mobilitas pekerjanya," pungkasnya.

Namun demikian, hal tersebut tidak berlaku bagi ojek online (ojol). Ojol hanya bisa mengangkut barang selama masa PSBB berlangsung.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyebut kendaraan sepeda motor diperbolehkan untuk berboncengan. Namun, pengendara maupun yang dibonceng harus mengenakan masker dan sarung tangan selama berkendara di DKI Jakarta. [nry]


Komentar Pembaca