Ungkap 18 Kasus Penyimpangan APD, Polri Tetapkan 33 Orang Tersangka

Hukum  KAMIS, 09 APRIL 2020 | 17:30 WIB | RMOL

Ungkap 18 Kasus Penyimpangan APD, Polri Tetapkan 33 Orang Tersangka

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra/Net

MoeslimChoice | Kelangkaan APD, hand sanitizer, dan alat kesehatan lainnya direspons cepat oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Hasilnya, ditemukan adanya indikasi penyimpangan atau penyalahgunaan dalam produksi dan pendistribusian APD dan alat kesehatan lainya.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra menyampaikan, dari hasil penyelidikan Polri berhasil mengungkap 18 kasus dan telah menetapkan 33 orang tersangka.

“Dari 18 kasus ini modus operandinya adalah memainkan harga, menimbun, menghalangi, dan menghambat jalur distribusi alat kesehatan. Serta memproduksi dan mengedarkan APD, hand sanitizer atau alat kesehatan lainnya yang tidak sesuai standar dan tanpa izin edar,” kata Asep saat koferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis, 9/4/20.

Asep melanjutkan, dari 33 orang tersangka, dua di antaranya dilakukan penahanan. Ke-33 tersangka ini dipersangkakan melanggar UU No 7/2014 tentang perdagangan.

Sementara untuk jenis pelanggaranya, kata Asep, disangkakan Pasal 29 dan Pasal 107 UU No 7/2014 dengan ancaman hukuman penjara selama 5 tahun dan denda sebanyak Rp 50 miliar. (wrn)



Komentar Pembaca
Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Rabu, 20 Mei 2020 | 21:05

Bubarkan Fpi

Bubarkan Fpi

Ahad, 03 Mei 2020 | 19:55

Perahu KN 3 SAUDARA Terhempas Ombak, 1 Orang Nelayan MD