Hati-hati! Berkumpul Lima Orang Lebih di Jakarta Bakal Kena Sanksi

Hukum  RABU, 08 APRIL 2020 | 09:10 WIB

Hati-hati! Berkumpul Lima Orang Lebih di Jakarta Bakal Kena Sanksi

foto/net


Moeslimchoice. Salah satu point yang tidak diizinkan dalam pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota, Jakarta, adalah dilarangnya warga Jakarta berkumpul melebihi lima orang, terutama ketika berkegiatan di luar ruangan.

"Ada satu catatan penting yang perlu diketahui semua, bahwa pada saat PSBB ini dilaksanakan, maka tidak diizinkan ada kerumunan di atas lima orang di seluruh Jakarta. Kegiatan-kegiatan di luar ruangan maksimal lima orang. Di atas lima orang tidak diizinkan," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Selasa (7/4).

Anies menegaskan, jika ditemukan warga yang melanggar aturan tersebut, maka Polda Metro Jaya dan TNI memastikan akan melakukan penegakan hukum sesuai aturan yang akan diberlakukan mulai Jumat (10/4) itu.

Anies bahkan mengatakan, patroli keamanan akan ditingkatkan sampai tingkat Rukun Warga (RW), sehingga dapat memastikan seluruh masyarakat menaati PSBB DKI Jakarta.

"Kami akan ambil tindakan tegas, seluruh jajaran Pemprov DKI, Kepolisian, dan TNI akan menjalankan penertiban untuk memastikan seluruh ketentuan PSBB dijalani. Patroli akan ditingkatkan dan kami harap seluruh masyarakat menaati," kata Anies.

Aturan PSBB direncanakan rampung pada Rabu (8/4) sehingga dapat segera diakses dan dipelajari oleh seluruh warga Ibu Kota Jakarta.

Anies akan mulai memberlakukan PSBB bagi masyarakat DKI Jakarta mulai Jumat (10/4) guna memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19.

"DKI Jakarta akan melaksanakan PSBB sebagaimana digariskan oleh keputusan Menteri Kesehatan RI. Ini efektif mulai hari Jumat tanggal 10 April 2020," kata Anies.

Anies menyatakan bahwa PSBB sebenarnya telah diterapkan selama tiga minggu di DKI Jakarta, seperti kegiatan belajar-mengajar di rumah, bekerja dari rumah, beribadah di rumah, hingga pembatasan akses transportasi umum serta ruang publik.

Yang membedakan dengan adanya penetapan PSBB ini adalah adanya aturan yang baku untuk mengatur penegakan hukum terkait PSBB, karena selama ini pembatasan-pembatasan yang telah diterapkan belum memiliki dasar hukum yang mengikat, serta sanksi yang jelas. [mt/jpnn]


Komentar Pembaca
Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Rabu, 20 Mei 2020 | 21:05

Bubarkan Fpi

Bubarkan Fpi

Ahad, 03 Mei 2020 | 19:55

Dinas ESDM Ganti Dengan Dinas Koral Dan Pasir