200 Ribu Sembako dan Makanan Siap Saji Disalurkan Kemensos untuk Warga Terdampak Covid-19

Sosial  RABU, 08 APRIL 2020 | 06:05 WIB | RMOL

200 Ribu Sembako dan Makanan Siap Saji Disalurkan Kemensos untuk Warga Terdampak Covid-19

Foto/net

Moeslimchoice | Sebanyak 200 ribu paket sembako dan makanan disalurkan Kementerian Sosial kepada masyarakat terdampak viruscorona atau Covid-19, termasuk pihak keluarga orang dalam pengawasan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di DKI Jakarta.

Bantuan ini diberikan sebagai wujud perhatian Kemensos RI untuk membantu prekonomian warga yang krisis akibat dampak pandemik Covid-19.

"Kami akan siapkan 200 ribu nasi bungkus dan 200 ribu sembako yang akan kami salurkan. Kami akan bagikan-bagikan ke semua keluarga, khususnya pekerja-pekerja sektoral yang terdampak, kemudian juga masyarakat PDP, serta masyarakat secara umum yang memang kena krisis Covid-19 ini," kata Istri Mensos Juliari P Batubara, Grace Batubara di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Ia menyebut, 200 ribu paket sembako dan makanan siap saji akan diberikan kepada masyarakat terdampak di 5 wilayah DKI. Pendistribusiannya pun melibatkan pemerintah daerah sampai ke tingkat Rukun Tetangga (RT).

"Mekanisme pendistribusiannya kami bekerjasama dengan Kadinsos, Kelurahan, RT/RW sesuai dengan data-data yang nanti kami akan bagikan," jelasnya.

Dalam menyiapkan makanan siap saji, lanjutnya, Kemensos mengerahkan 70 Tagana DKI Jakarta yang sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan sehat serta negatif covid 19. Mereka juga mengikuti protokol kesehatan dari Dinas Kesehatan, menggunakan masker, sarung tangan dan ABD, serta melakukan social distancing.

Salain itu, pemberian bantuan ini berasal dari Kementerian Sosial yang bekerja sama dengan lembaga kemanusian, seperti Yayasan Yatim Mandiri, Rumah Zakat, RM. Garuda, dan dukungan PT Pos Indonesia. Di mana setiap paket bantuan sembako tersebut berisi beras 5 kg, minyak goreng, sosis, mie instan, kopi bubuk, teh celup, sarden, sabun cuci tangan, garam, kecap, dan saos sambal.

Sementara untuk bantuan siap saji, Grace memastikan seluruh makanan telah memenuhi standar gizi dan kesehatan petugas tagana yang memasak bantuan tersebut.

"Tadi saya lihat dalam satu boks berisi nasi, rendang daging, telur rebus, oseng kacang dan tempe, dan ada buah pisangnya," ungkapnya.

Tak hanya itu, Kementerian Sosial bersama dengan Dharma Wanita kementerian Sosial begitu juga dengan OASE Kabinet Indonesia Maju memberikan bantuan sosial dengan menyediakan 6.000 nasi bungkus dan 6.000 sembako selama kurang lebih dua minggu ke depan.

"Mereka tersebar di 73 kelurahan yang dinyatakan sebagai zona merah", tegas Grace.

Sementara itu,  Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Pepen Nazaruddin mengatakan, sebanyak 1.500 Taruna Siaga Bencana (Tagana) DKI terlibat membantu pemerintah propinsi DKI mengatasi penyebaran virus Covid-19. Pihaknya telah memerintahkan seluruh Tagana DKI untuk bergabung dengan satgas penanggulangan Covid-19 kecamatan dan kelurahan.

"Sejak pertama virus ini ditemukan di Indonesia, saya perintahkan seluruh Tagana termasuk DKI untuk berkoordinasi dengan dinas sosial guna membantu penanganan penyebaran virus ini. Mereka melakukan sosialisasi, penyemprotan disinfektan dan membantu penyediaan dapur umum. Tagana juga melakukan pengawasan kepada warga yang diduga terinfeksi atau ODP yang tinggal di rumah," jelas Pepen. [nry]


Komentar Pembaca