Kirim Surat ke LBP, Tanpa Ada Permintaan Maaf Said Didu Jelaskan Maksud Pernyataannya yang Dipermasalahkan

Polhukam  SELASA, 07 APRIL 2020 | 20:50 WIB

Kirim Surat ke LBP, Tanpa Ada Permintaan Maaf Said Didu Jelaskan Maksud Pernyataannya yang Dipermasalahkan

Surat Said Didu yang ditujukan ke LBP/msc

Moeslimchoice | Setelah tidak meminta maaf sampai batas waktu yang disampaikan juru bicara Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP), Jodi Mahardi hingga Minggu (5/4/20) lalu, Selasa (7/4/20) ini Muhammad Said Didu akhirnya mengirim surat.

Dalam surat yang ditujukan kepada LBP tersebut Said Didu ingin menyampaikan maksud pernyataanya bahwa Luhut Binsar Pandjaitan hanya memikirkan uang yang ia unggah dalam sebuah video di chanel Youtube M Said Didu. Namun dalam surat tersebut tidak ada tertulis sama sekali kalimat yang menyatakan ia meminta maaf.

Ia mengatakan, pernyataan dirinya tersebut merupakan satu analisis yang menjadi prioritas terhadap kebijakan pemerintah dalam rangka menangani pandemik Coronavirus Disease (Covid-19).

“Soal pernyataan saya bahwa Pak Luhut hanya memikirkan uang, uang dan uang, maknanya adalah bahwa kebijakan pemerintah saat ini lebih mengutamakan kebijakan penyelamatan ekonomi dibandingkan dengan kebijakan mengatasi dampak pandemi corona,” kata Said dalam surat terbukanya yang diunggha di akun Twitter @msaid_didu, Selasa sore (7/4).

Kemudian, dalam kontes pemerintah yang lebih memikirkan penyelamatan ekonomi, Luhut Binsar Pandjaitan yang merupakan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi lebih mengutamakan kebijakan penyelamatan investasi yang mungkin menjadi tugasnya.

Lalu, Said juga menjelaskan maksud pernyataan dirinya semoga terbesit jiwa sapta marga di dalam diri Luhut adalah sebuah harapan, kepada Luhut sebagai seorang purnawirawan mantan Jenderal TNI.

“Dengan jiwa sapta marga pasti akan memikirkan rakyat, bangsa dan negara,” kata Said.

Said menyampaikan bahwa seluruh pernyataan dirinya dalam video tersebut, lepas dari berbagai macam kepentingan lantaran hanya didorong oleh panggilan hati nurani untuk memenuhi kewajiban sebagai anak bangsa.

Menurut tujuannya adalah membangun sistem kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokratis, peduli dan kritis kepada setiap aparatur negara dalam mengambil langkah-langkah kebijakan dan program yang selalu berfokus kepada kepentingan rakyat. [fah]


Komentar Pembaca
Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Rabu, 20 Mei 2020 | 21:05

Bubarkan Fpi

Bubarkan Fpi

Ahad, 03 Mei 2020 | 19:55