Minta Maaf, Ketua BEM Universitas Binawan Klarifikasi Tentang Kehadirannya di Konferensi Pers BEM se-Jakarta

Polhukam  SELASA, 07 APRIL 2020 | 16:33 WIB

Minta Maaf, Ketua BEM Universitas Binawan Klarifikasi Tentang Kehadirannya di Konferensi Pers BEM se-Jakarta

Moeslimchoice | Ketua BEM Universitas Binawan Yazid Albustomi mengklarifikasi tentang kehadirannya di acara konferensi pera “Covid-19:  Lockdown “Solusi atau Politisasi” yang berlansung tanggal 4 April 2020 lalu. Secara keseluruhan, ia meminta maaf atas timbulnya keresahan pada tenaga kesehatan dan masyarakat Indonesia akibat pemberitaan yang beredar dari kegiatan tersebut.

Berikut klarifikasi lengkap dari Ketua BEM Universitas Binawan Yazid Albustomi yang beredar di berbagai media sosial (Medsos), termasuk di WhatsApp group para awak media, Selasa (7/4/20):

Assalamu’alaikum Warahmatulaahi Wabarakaatuh

Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar di media mengenai konferensi pers “Covid -19: Lockdown “Solusi atau Politisasi” Tanggal 4 April 2020.

Saya Yazid Albustomi sebagai Ketua BEM Universitas Binawan periode 2019/2020 memohon maaf yang sebesar – besarnya atas timbulnya keresahan pada tenaga kesehatan dan masyarakat Indonesia.

Pada kesempatan ini saya ingin melakukan klarifikasi:

1. Saya tegaskan TIDAK ADA BEM STIKes Binawan dilingkungan UNIVERSITAS BINAWAN, tetapi ada OKNUM YANG MENYUSUP DAN MENGAKU MEMAKAI NAMA BINAWAN dan ini tersebar di beberapa berita media online. Ini sangat keliru dan sangat merugikan.

2. Kehadiran saya dalam kegiatan tersebut merupakan inisiasi pribadi tidak mengatasnamakan institusi manapun. Saya juga tidak berkordinasi dengan internal BEM dan Lembaga Kemahasiswaan dan Alumni almamater saya. Tidak ada undangan secara resmi dalam acara tersebut kepada BEM Universitas Binawan.

3. Pernyataan yang tertera di beberapa media dengan mengatas namakan saya bukan merupakan pernyataan Saya dan lembaga juga. Saya tidak pernah mengatakan seperti yang disampaikan di media online yang tersebar apalagi menggunakan kata STIKes, karena sejak 2017 tidak ada BEM STIKes Binawan.

Saya merasa diarahkan untuk menyampaikan narasi tertentu namun Saya lebih memilih menyampaikan tentang rapid test.

4. BEM Universitas Binawan bukan merupakan anggota aliansi tersebut seperti yang di sebutkan di artikel media yang tersebar.

Dengan adanya berita ini saya memohon maaf yang sebesar – besarnya kepada:

1. Tenaga Medis di Jakarta Khususnya dan Seluruh Indonesia umunya.

2. Rektor serta jajaran Pimpinan Universitas Binawan,seluruh dosen dan Civitas Akademika Universitas Binawan

3. Pengurus BEM Universitas Binawan.

4. Para Kakak-Kakak senior saya alumni Universitas Binawan.

5. Rekan-rekan seperjuangan dan adik-adik kami

6. Para stake holder dan lahan praktek.

Demikian pernyataan ini saya buat sebagai bentuk permohonan maaf dari saya.

Jakarta, 06 April 2020

Yazid Albustomi
Ketua BEM Universitas Binawan.
[fah]


Komentar Pembaca
Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Rabu, 20 Mei 2020 | 21:05

Bubarkan Fpi

Bubarkan Fpi

Ahad, 03 Mei 2020 | 19:55

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Lebaran

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Lebaran

Rabu, 03 Juni 2020 | 21:05