Perawat Muslim Inggris Ini Meninggal Karena Virus Corona

Internasional  SABTU, 04 APRIL 2020 | 21:30 WIB

Perawat Muslim Inggris Ini Meninggal Karena Virus Corona

foto/net

Moeslimchoice. Seorang perawat NHS (Layanan Kesehatan Nasional) berusia 36 tahun telah meninggal pada Jumat (3/4) setelah terinfeksi virus corona dan berjuang untuk hidupnya dalam perawatan intensif.

Wanita berdarah Inggris-Pakistan bernama Areema Nasreen ini, sempat memakai ventilator di Rumah Sakit Walsall Manor di West Midlands di mana dia bekerja di unit medis akut, BBC melaporkan.

Ibu tiga anak, yang diyakini tidak memiliki masalah kesehatan yang mendasarinya, pertama kali mengalami gejala pada 13 Maret dan kemudian dibawa ke perawatan intensif. Dia menunjukkan sedikit tanda-tanda perbaikan minggu lalu, tetapi meninggal pada dini hari Jumat kemarin.

Sebagai penghormatan kepada perawat, Richard Beeken, kepala eksekutif Walsall Healthcare NHS Trust, mengatakan, "Nasreen adalah seorang perawat profesional dan bersemangat, yang memulai kepercayaan sebagai pengurus rumah tangga pada tahun 2003 sebelum bekerja keras untuk mendapatkan kualifikasi keperawatannya pada Januari 2019."

"Dedikasinya terhadap perannya dan popularitasnya di antara rekan-rekannya jelas terlihat dengan curahan kesedihan dan keprihatinan yang kami lihat di sekitar organisasi dan di media sosial. Kami akan melakukan segala yang kami bisa dalam beberapa hari, dan minggu mendatang untuk mendukung mereka yang membutuhkannya," tambahnya.

Beekan berkata bahwa Nasreen selalu bertujuan untuk membuat perbedaan dan bahwa dia 'akan sangat dirindukan.'

Teman dekat Nasreen, Rubi Aktar, yang juga seorang perawat, memposting berita kematiannya di Facebook dan menggambarkannya sebagai 'orang paling tulus, tulus yang pernah Anda temui.' 

"Saya sangat bersyukur bahwa saya mendapat kehormatan untuk memanggilnya sahabat terbaik saya, dia melihat saya pada yang terbaik dan terburuk saya dan menerima setiap kekurangan saya. Saya sangat bingung sehingga kata-kata tidak bisa dijelaskan. Aku tidak percaya aku tidak akan melihat senyummu lagi," tulis Aktar.

"Kamu membuatku menjadi perawat seperti sekarang ini, dengan dukungan, motivasi dan inspirasi kamu, aku adalah perawat seperti sekarang ini dan aku harap aku bisa membuatmu bangga dengan Areema. Aku sangat mencintaimu dan aku tidak akan pernah melupakanmu. Anda memiliki banyak hal untuk dijalani, saya menyesal Anda tidak bisa melihat anak-anak Anda tumbuh dewasa dan saya menyesal Anda tidak dapat menyelesaikan karier Anda," tambah Aktar.

Samara Afzal, seorang dokter yang mengenal Nasreen, menggambarkannya sebagai perawat yang setia dan "selalu penuh kehidupan."

"Aku kehilangan kata-kata ... aku mohon kalian semua tinggal di rumah dan menjaga semua orang aman," tweeted Afzal.

Sementara itu, kepala perawat Inggris, Ruth May memohon kepada warga Inggris pada Jumat (3/4) untuk tinggal di rumah selama akhir pekan, memanggil nama-nama Nasreen dan perawat lain, Aimee O'Rourke, yang juga meninggal karena coronavirus. [mt/AN]


Komentar Pembaca