Politisi Gerindra: Pejabat Itu Kalau Dikritik Jawabnya dengan Kinerja, Bukan Lapor Polisi

Polhukam  SABTU, 04 APRIL 2020 | 21:05 WIB

Politisi Gerindra: Pejabat Itu Kalau Dikritik Jawabnya dengan Kinerja, Bukan Lapor Polisi

Said Didu dan Hersubeno Arief dalam video yang mengkritisi LBP/ist

Moeslimchocie | Kritikan terhadap pemerintah dalam hal ini kementerian maupun lembaga bahkan personal seklaipun sedianya ditanggapi sebagai masukan. Bukan malah dibalas dengan ancaman hingga pelaporan ke pihak berwajib.

Begitu ditegaskan anggota Komisi VI DPR RI fraksi Gerindra Andre Rosiade dalam cuitan akun Twitter pribadinya beberapa saat lalu, Sabtu (4/4/20).

"Sebagai pejabat dikritik itu hal yang wajar. Anggap saja sebagai vitamin. Bukan dengan ancaman laporan ke Polisi," kata Andre Rosiade.

Namun demikian, politisi Gerindra ini tidak menyebut secara spesifik pejabat publik yang dimaksudnya itu. Andre mengaku dirinya pernah mendapatkan kritikan dari berbagai pihak. Namun, hal itu justru dijadikan bahan masukan dan tidak dibalas lapor polisi.

"Saya di DPR sudah berusaha bekerja keras, tetap aja di kritik dan di bully. Tapi saya menjawabnya dengan kinerja, bukan dengan ancaman laporan ke Polisi," kata Andre Rosiade.

Saat ini tengah ramai diperbincangkan soal rencana Menko Maritim dan Investasi (Menko Marivest) Luhut Binsar Panjaitan melaporkan mantan Sekretaris BUMN Said Didu ke polisi akibat ucapannya di kanal YouTubenya.

Video berdurasi 22 menit 44 detik yang dipermasalahkan itu berjudul 'MSD: LUHUT HANYA PIKIRKAN UANG, UANG, DAN UANG'.

"Bila dalam 2x24 jam tidak minta maaf, kami akan menempuh jalur hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku," kata Jurubicara Luhut, Jodi Mahardi dalam keterangan tertulis, Jumat (3/4) kemarin. [fah]


Komentar Pembaca
Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Rabu, 20 Mei 2020 | 21:05

Bubarkan Fpi

Bubarkan Fpi

Ahad, 03 Mei 2020 | 19:55

Dinas ESDM Ganti Dengan Dinas Koral Dan Pasir