Tak Terima Dicap Cuma Pikirkan Uang, LBP Ancam Pidanakan Said Didu

Polhukam  JUMAT, 03 APRIL 2020 | 23:05 WIB

Tak Terima Dicap Cuma Pikirkan Uang, LBP Ancam Pidanakan Said Didu

Said Didu dan Luhut Binsar Panjaitan/net

Moeslimchoice | Pihak Menko Maritim Dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan merasa dirugikan dengan pernyataan Said Didu yang menyebutkan Luhut hanya memikirkan uang semata. Atas pernyataan tersebut, pihak Luhut pun berencana mempidanakan Said Sidu apabila dalam 2 hari ini tidak mengajukan permohonan maaf.

Seperti apa komentar Said Didu yang dipersoalkan Luhut? Berikut kutipan pernyataan Said Didu yang dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (3/4/20):

Dalam Akun MSD dengan tajuk "MSD: Luhut hanya pikirkan uang, uang dan uang yang berdurasi 22 menit 44 detik itu, Said Didu menilai pemerintahan saat ini lebih mengedepankan peninggalan monumental berupa ibukota baru daripada mengatasi masalah seperti wabah Covid-19.

Awalnya Said Didu melontarkan kritiknya terkait ngototnya rencana pemindakan ibukota saat pandemik Coronavirus disease (Covi-19). Ia menyebut rezim pemerintahan Jokowi terkesan mengorbankan keselamatan rakyat.

"Publik semua memahami Sri Mulyani kewalahan dana untuk menangani corona, sementara Luhut masih ngotot untuk tidak menganggu dana untuk pemindahan ibukota. Sebenarnya kalau seorang pemimpin harusnya memindahkan anggaran legacy pemimpin, anggaran cita-cita pemimpin untuk pribadi ke depan demi menyelamatkan nyawa rakyat, kelihatannya seperti itu kira-kira," demikin kutipan komentar Said Didu yang dipersoalkan Pihak Luhut.

Said Didu menyinggung sosok Luhut yang sangat kental hanya memikirkan uang daripada kepentingan bangsa dan negara. Said menuding Luhut memiliki karaktar kuat berorientasi uang semata.

"Kalau luhut kita suda tahu lah dikepala beliau itu hanya uang-uang, saya tidak melihat beliau memikirkan membangun bangsa dan negara, memang karakternya demikian, hanya uang dan uang," salah satu kutipan Said Didu lainnya.

Said juga mendoakan Luhut mengingat janji Sapta Marga yang pernah diikrarkan saat sumpah sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang perjuangannya semata-mata untuk bangsa dan negara.

"Saya berdoa mudah-mudahan terbersit kembali Sapta Marga yang pernah diucapkan beliau (Luhut), sehingga berpikir untuk rakyat, bangsa dan negara, bukan uang, uang dan uang," demikian kutipan doa Said Didu untuk Luhut.  [fah]


Komentar Pembaca
Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Rabu, 20 Mei 2020 | 21:05

Bubarkan Fpi

Bubarkan Fpi

Ahad, 03 Mei 2020 | 19:55

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Lebaran

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Lebaran

Rabu, 03 Juni 2020 | 21:05