TKA China Terus Berdatangan, Presiden Bingung dan Aparatur di Lapangan pun Gagap

Hukum  RABU, 01 APRIL 2020 | 17:44 WIB

TKA China Terus Berdatangan, Presiden Bingung dan Aparatur di Lapangan pun Gagap

Kedatangan TKA China yang sempat menghebohkan sepekan lalu/net

Moeslimchoice | Presiden Jokowi tampaknya seperti orang bingung dalam menghadapi wabah corona. Akibatnya aparatur di lapangan pun gagap dalam bersikap, sehingga TKA China terus berdatangan ke Indonesia hingga menimbulkan keresahan di masyarakat.

Ind Police Watch (IPW) melihat, salah satu aparatur yang gagap menyikapi situasi ini adalah Polri. Dengan Maklumat Kapolri jajaran kepolisian begitu gagah membubarkan pesta perkawinan, arisan dan kegiatan massal lainnya di masyarakat. Tapi ketika 39 TKA China datang ke Bintan Kepri pada 31 Maret kemarin, Polri tak berdaya menghalaunya.

“Polri lebih berani kepada anak bangsa sendiri ketimbang kepada TKA China, dimana negaranya sebagai tempat virus Corona muncul,” kata Ketua Presidium Ind Police Watch, Neta S Pane dalam keterangannya, Rabu (1/3/20).

IPW menilai sikap gagap Polri ini tak terlepas dari sikap bingung Presiden Jokowi. Sikap bingung ini terlihat saat Presiden memilih opsi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menangani virus corona.

“Alasan Jokowi, tak semua negara sama dalam menangani Corona. Sehingga opsi karantina wilayah dan lockdown tidak dipilih,” ujar Neta.

Padahal, PSBB itu diambil Jokowi setelah meralat kebijakan darurat sipil yang banyak dikritik publik. Sebab publik berharap, Jokowi fokus dulu pada penerapan UU No 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana dan UU No 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, yang hingga kini belum dijalankan pemerintah.

Dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 21/2020 tentang PSBB ada tujuh pasal yang secara umum menjelaskan Percepatan Penanganan Corona. Pasal 1 misalnya, menjelaskan pembatasan kegiatan penduduk untuk mencegah kemungkinan penyebaran virus Corona.

“Anehnya PP PSBB ini tidak mengatur pergerakan orang asing ke Indonesia, terutama kedatangan TKA asal China. Sehingga PP PSBB ini terkesan mendiskriminasi anak bangsanya sendiri dan mengistimewakan orang asing, terutama TKA China,” ungkap Neta. [fah]


Komentar Pembaca
Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Rabu, 20 Mei 2020 | 21:05

Bubarkan Fpi

Bubarkan Fpi

Ahad, 03 Mei 2020 | 19:55

Dinas ESDM Ganti Dengan Dinas Koral Dan Pasir