Di Tengah Wabah Corona, Ini Kata Pengamat Soal Rencana Pemindahan Ibu Kota

Polhukam  SENIN, 30 MARET 2020 | 04:05 WIB | RMOL

Di Tengah Wabah Corona, Ini Kata Pengamat Soal Rencana Pemindahan Ibu Kota

MoeslimChoice | Persiapan pemindahan ibu kota negara yang terus dijalankan dinilai tidak tepat dilakukan pemerintah di tengah pandemik virus corona atau Covid-19. Di sisi lain, pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memastikan pemindahan ibu kota tetap berjalan.

Bahkan kementerian terkait sudah berkomunikasi dengan beberapa investor untuk pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur. Ini mengundang reaksi, antara lain dari analis politik.

"Pernyataan Luhut ini seolah menutup mata terhadap kasus pendemik corona," kata Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia, Maksimus Ramses Lalongkoe kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu, 29/3/20.

Harusnya, kata dia, pemerintah bisa lebih peka terhadap kekhawatiran yang dialami masyarakat. Sebab saat ini, wabah virus corona terus meluas. Berdasarkan data per hari ini, jumlah pasien yang dinyataka positif corona mencapai 1285, dan pasien meninggal 114 orang.

"Mereka sebagai penguasa harusnya hindari dulu pernyataan-pernyataan yang justru mendapat kritikan publik di tengah situasi bangsa dilanda bencana dasyat, bencana yang tak lazim hingga mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat," paparnya.

Bahkan ia berharap, Presiden Joko Widodo memberikan tindakan tegas kepada menteri dua periode tersebut karena dinilai telah menyakitkan hati masyarakat.

"Luhut kurang peka dan kurang sensitif dengan situasi saat ini dan menurut saya, Jokowi harus segera ganti Luhut jadi menteri," tandasnya.


Komentar Pembaca