Bergaya Bak Astronot, Ada Apa dengan Anggota DPRD Pacitan Ini?

Daerah  KAMIS, 26 MARET 2020 | 12:15 WIB

Bergaya Bak Astronot, Ada Apa dengan Anggota DPRD Pacitan Ini?

Aksi Rudi handoko, anggota Komisi II DPRD Pacitan

MoeslimChoice | Cuitan-cuitan bernada nyinyir masyarakat Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, melalui jejaring Facebook kian menjadi. Apalagi di grup Obrolane Wong Pacitan (OWP) —salah satu chat community teraktif di Kota 1001 Gua ini.

Kata-kata sindiran terhadap anggota DPRD hampir setiap hari muncul di sana. Dalihnya, agar ada anggota DPRD yang peka dan menyikapi ocehan tersebut.

Begitu jualah situasinya di tengah ancaman virus Corona (Covid-19) sekarang ini. Seketika, berbagai komentar dan like membanjiri posting-an tersebut.

Namun, jangan pulalah terlalu berpandangan bahwa para anggota DPRD itu cuma duduk-duduk manis di atas kursi empuknya. Di antara mereka pun, ternyata, ada yang terus memikirkan nasib masyarakatnya di tengah-tengah wabah virus Corona ini.

Sebut saja, misalnya, Rudi Handoko. Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pacitan ini terjun langsung melakukan aksi pencegahan virus Covid-19 ke berbagai wilayah.

Layaknya seorang astronot yang hendak terbang ke bulan, ia memanggul tabung cairan disinfektan di punggungnya untuk disemprot-semprotkan ke pekarangan rumah masyarakat.

“Ya, saya sengaja melakukan ini untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di masyarakat Pacitan. Inilah yang sebetulnya sekarang paling dibutuhkan masyarakat,” kata Rudi kepada Kontributor MoeslimChoice di Pacitan, Suluh Apriyanto, Rabu (25/3/2020).

Selain ke pekarangan rumah, lanjutnya, penyemprotan itu pun menyasar para pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor maupun mobil, yang melintas di sana.

“Penyemprotan disinfektan ini tidak hanya dilakukan ke pekarangan rumah, tapi juga kendaraan yang lewat. Karena, musuh kita ini tidak terlihat oleh mata. Tapi, tentu saja, sebelum melakukan penyemprotan, saya minta izin dulu pada pengendaranya,” kata Roni lagi.

Apakah aksi Rudi ini merupakan bagian dari proses pencitraannya sebagai seorang anggota DPRD?

“Tidak. Ini memang sudah menjadi instruksi dari DPP Partai Demokrat untuk melakukan penyemprotan disinfektan demi mencegah atau mengurangi risiko penularan virus Corona di Pacitan dan wilayah-wilayah lain,” ungkapnya.

Hendra (45), salah satu pemilik mobil yang ikut kena semprot disinfektan Rudi, mengaku senang. Pasalnya, selain mencegah penularan, mobilnya juga jadi terlindungi dari ancaman virus yang membahayakan itu.

“Awalnya sih kaget, ada apa kok distop. Terus, Pak Rudi minta izin untuk melakukan penyemprotan disinfektan. Ya, alhamdulillah, mobil saya pun insya Allah terbebas dari virus Corona yang berbahaya,” tandasnya. [yhr]


Komentar Pembaca