Penghasilan Menurun Drastis, Driver Online Minta Pemerintah dan Leasing Ringankan Masalah Kredit Kendaraan

Ekonomi  SELASA, 24 MARET 2020 | 17:05 WIB

Penghasilan Menurun Drastis, Driver Online Minta Pemerintah dan Leasing Ringankan Masalah Kredit Kendaraan

Foto ilustrasi/net

Moeslimchoice | Pasca keberadaan virus corona di DKI Jakarta membuat para driver online mengeluh untuk menutupi biaya kredit kendaraan mobil dan biaya hidup keluarga. Pasalnya, penghasilan mereka menurun sangat drastis dari kondisi biasanya.

MC Award 2

Salah seorang driver online, Holongan mengaku, sejak virus corona mewabah penghasilannya hingga 80%. Kondisi ini tentu sangat membaratkannya dalam mengatur keuanganya. Apa lagi kendaraan yang digunakannnya masih dalam kondisi kredit. Dia juga masih ada angsuran hutang di sebuah bank BUMN.

"Sebelum ada virus saya bisa mendapatkan hasil Rp 300 ribu per hari bersih. Sekarang cuma dapat Rp 200 ribuan kotor. Artinya hanya bisa buat isi bensin dan untuk makan. Namun untuk cicilan kendaraan tidak dapat dipenuhi. Makanpun harus hemat " kata Driver Grab Car yang beroperasi di DKI Jakarta ini, Selasa (24/3/20).

"Saya punya utang kredit mobil di Leasing Bolimor dan Utang di Bank BRI KUR. Semenjak saya berheti bekerja, saya ambil alih untuk usaha di rumah dan menjadi Driver Grab Car," tambah Warga Cibubur,  Jakarta Timur ini.

Keluhan serupa disampaikan para driver grab car melaui  group WhatsApp. Hendri (40) mengaku untuk saat ini mengalami kesulitan untuk biaya cicilan mobilnya yang di jadikan Grab Car.

"Memang pengahasilan dari Grab Car sangat menurun sehingga tidak dapat membayar angsuran mobil, tapi saya dikasih batas waktu 1 Minggu. Menurut saya batas waktu yang di berikan pihak leasing tetap sangat memberatkan karena kondisi seperti ini," keluh Hendri di Group WHAT APP SGC.

Menurutnya, hampir semua Driver Grab Car mengeluh setelah virus masuk di Jakarta dan ada kebijakan pemerintah untuk meliburkan kantor, sekolah bahkan mall.

Para Driver Grab Car mengaku kebijakan pemerintah untuk meliburkan aktifitas dan tempat hiburan sangat lah tepat, karena untuk mencegah penularan virus corona. Namun berdampak pada pekerja penghasilan harian, seperti driver online, pedagang, dan supir angkot..

"Saya minta kebijakan pemerintah untuk menghimbau kepada leasing atau bank terkait cicilan diberikan kebijakan angsuran semampunya yang didapat karena kita pekerja harian," pintanya. [fah]


Komentar Pembaca