Niat dan Tata Cara Shalat Ghaib

Kajian  MINGGU, 22 MARET 2020 | 23:50 WIB

Niat dan Tata Cara Shalat Ghaib

Foto ilustrasi/net

Moeslimchoice | Segala macam ibadah bermula dari niat. Niat haruslah diyakini dalam hati, diucapkan secara lisan, dan diamalkan dengan perbuatan. Sebelumnya niatkan dalam hati untuk menunaikan shalat ghaib dan mendoakan saudara sesama muslim yang lebih dulu berpulang.

Jika akan melaksanakan shalat ghaib untuk jenazah muslim secara umum yang meninggal di tempat lain, maka bacaan niatnya:

"Ushalli'alal mayyitil ghar'ibi arba'a takbiratin fardha kifayatin lillahi ta'ala". Artinya: "aku niat sembahyang jenazah ghaib empat takbir fardlu kifayah karena Allah"

Jika jenazah adalah orang yang kita kenal jelas identitasnya, maka bacaan niatnya: "Ushalli 'alal mayyiti (Fulan/sebutkan namanya) al ghaaibi ar ba'a takbiiraatin fardlal kifaayati lillaahi ta'aalaa",

Artinya "saya niat shalat ghaib atas mayat (Fulan/sebutkan namanya) empat kali takbir fardlu kifayah karena Allah Ta'ala"

Tata Cara Shalat ghaib.

Tata cara shalat ghaib sama dengan shalat jenazah, yakni empat kali takbir tanpa rukuk maupun sujud, dan dengan bacaan yang sama, urutannya sebagai berikut:

1. Membaca basmallah dan niat.

2. Takbir pertama, takbiratul ikhram "Allahu akbar" yang artinya "Allah Maha Besar".

3. Membaca surat Al Fatihah. "Bismillahirahmanirrahim. alhamdu lillaahi rabbil alamiin. Ar rahmaanir rahiim. Maaliki yaumid diin. Iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta iin. Ihdinas siraatal mustaqim. Siratalladaziina an amta 'alaihim gairil maghdubii 'alaihim wa lad daaliin".

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Pemiliki hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. (Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat".

4. Takbir kedua "Allahu akbar"artinya "Allah Maha Besar".

5. Membaca shalawat nabi "Allahumma shalli 'ala muhammad" yang artinya "Ya Allah berilah shalawat bagi Muhammad".

6. Takbir ketiga "Allahu akbar" yang artinya "Allah Maha Besar".

7. Membaca doa untuk mayat "allahummaghfirlahu, warhamhu, wa'afihi wa'fu anhu" yang artinya "ya Allah ampunilah dia, berilah rahmat dan sejahterakan serta maafkanlah dia".

8. Takbir keempat "Allahu akbar" yang artinya "Allah Maha Besar".

9. Disunnahkan membaca doa sebelum salam "Allahumma la tahrimna ajrahu wala taftinna ba'dahu waghfirlana walahu" yang artinya "Ya Allah janganlah Engkau halangi pahalanya yang akan sampai kepada kami, dan janganlah Engkau memberi fitnah kepada kami sepeninggalannya, serta ampunilah kami dan dia".

10. Salam "Assalamu alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh" yang artinya "semoga Allah melimpahkan keselamatan dan rahmat-Nya untukmu".

Doa Shalat Ghaib

"Allahumma shallo'alaa muhammadin wa'alaa aali sayyidinaa muhammad. Allahumma bihaqqil faatihati i'tiq riqabanaa wariqaaba haadzal mayyiti(laki-laki)/mayyitati(perempuan) minal naari. Allahumma anzilirrahmata wal maghfirata alaa haadzihil mayyiti(laki-laki)/mayyitati(perempuan) waj'al qabrahu raudlatul minal jannati walaa tajalhu hufratan minan niraani, washallallaahu alaa khairi sayyidana muhammadin wa alaa allihi washahbihii ajma'iin, wal hamdu lillahirabbil aalamiin".
 
Artinya: "Ya Allah curahkanlah rahmat atas junjungan kita Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad. Ya Allah, dengan berkahnya surat Al Fatihah bebaskanlah dosa kami, dosa mayit ini dari siksaan api neraka. Ya Allah, curahkanlah rahmat dan berilah ampun kepada mayit ini. Dan jadikanlah kuburnya taman yang nyaman dari surga dan janganlah Engkau menjadikan kuburnya itu lubang jurang neraka. Dan semoga Allah memberi rahmat kepada semulia-mulianya makhlukNya yaitu junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarga serta sahabat-sahabat sekalian, dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam".  [fah]


Komentar Pembaca
Dosa Kah Jika Membangun Masjid Menyerupai Gereja
Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:35

BUDAYAWAN: RASIS!

BUDAYAWAN: RASIS!

MCTVRabu, 19 Januari 2022 | 11:56

USTADZ HILMI: SEMOGA ORANG INI SEGERA ISTIGHFAR & TAUBAT
Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

NasionalKamis, 20 Januari 2022 | 22:55

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

POLKAMSelasa, 18 Januari 2022 | 13:20

GUS ARYA: AKU MINTA MAAF, KASIHANILAH SAYA, TOLONG
Sempurnakan Standarisasi Dai, MUI Gelar Multaqot Du'at
Nusrat: Karena Beragama Islam, Saya DIpecat

Nusrat: Karena Beragama Islam, Saya DIpecat

InternasionalMinggu, 23 Januari 2022 | 16:00

LSBPI MUI akan Gelar Pertemuan Seniman-Budayawan Muslim

LSBPI MUI akan Gelar Pertemuan Seniman-Budayawan Muslim

Inspirasi IslamMinggu, 23 Januari 2022 | 15:34

Ahok Dirumorkan Calon Kepala Otorita IKN, Ruhut: Wuuu..

Ahok Dirumorkan Calon Kepala Otorita IKN, Ruhut: Wuuu..

POLKAMMinggu, 23 Januari 2022 | 15:22

Mengapa Harus Pindah ke TV Digital, Ini Penjelasannya

Mengapa Harus Pindah ke TV Digital, Ini Penjelasannya

NasionalMinggu, 23 Januari 2022 | 14:53