Kata UAS Jaga Jarak Karena Corona Sesuai Sunah

INSPIRASI ISLAM  SABTU, 21 MARET 2020 | 15:35 WIB | Sunarya Sultan

Kata UAS Jaga Jarak Karena Corona Sesuai Sunah

Foto/net

Moeslimchoice | Langkah menjaga jarak (social distancing) demi mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) disebut Ustadz Abdul Somad (UAS) sesuai dengan sunah Rasulullah Muhammad SAW. UAS mengatakan Rasulullah SAW pernah menghadapi wabah kusta.

Dia (Nabi Muhammad) pernah menolak bersalaman dengan umatnya agar penyakit itu tidak menular ke orang lain.

"Yang kita lakukan hari ini, tidak berinteraksi sosial dengan orang yg menularkan virus, tidak bersalaman tidak meninggalkan sunah. Justru sudah melaksanakan sunah," tutur UAS pada video yang diunggah akun Youtube Ustadz Abdul Somad Official, Jumat (19/3/2020) malam.

Lebih lanjut UAS kemudian menjawab pertanyaan jamaahnya bahwa ada sebagian orang yang menyatakan tidak takut kepada corona karena hanya takut kepada Alloh SWT.

UAS mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim tentang wabah. Dikatakan UAS, hadis itu sudah diterapkan beberapa negara dengan melakukan penutupan akses sementara (lockdown) dalam menekan penyebaran virus corona.

Dalam hadis itu, Rasul melarang umatnya mendatangi tempat yang dilanda wabah penyakit. Rasul juga melarang umatnya yang ada di wilayah wabah untuk pergi ke tempat lain.

UAS juga mengutip hadis Rasul bahwa umat Islam harus menghindari wabah penyakit. Dalam hadis itu, Muhammad SAW mengibaratkan umat harus lari secepat-cepatnya seperti menghindari kejaran singa.

"Ketika ada orang terkontaminasi bakteri (virus), lalu kita [katakan], 'Saya tidak takut kepada bakteri, hanya takut kepada Allah SWT.' Itu tidak betul, kita sudah meninggalkan sunah Rasulullah SAW," UAS menjelaskan

Seperti diketahui, jaga jarak (social distancing) menjadi salah satu tindakan yang dianjurkan dalam mencegah corona. Pemerintah Indonesia mengimbau masyarakat sebisa mungkin mengurangi pertemuan dengan orang lain. Pemerintah meminta masyarakat bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) merespons imbauan itu dengan fatwa. MUI meminta umat Islam yang ada di wilayah terpapar corona untuk tidak melaksanakan Shalat Jumat berjamaah, shalat lima waktu berjamaah, majelis taklim, Shalat Tarawih, Shalat, dan Shalat Id untuk sementara waktu. [nry]


Komentar Pembaca
Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Rabu, 20 Mei 2020 | 21:05

Bubarkan Fpi

Bubarkan Fpi

Ahad, 03 Mei 2020 | 19:55

Dinas ESDM Ganti Dengan Dinas Koral Dan Pasir