KPK akan Bongkar Praktik Fraud dan Inefisiensi Dana BPJS Kesehatan

Hukum  JUMAT, 13 MARET 2020 | 17:50 WIB | RMOL

KPK akan Bongkar Praktik Fraud dan Inefisiensi Dana BPJS Kesehatan

Foto/net

Moeslimchoice | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan adanya kecurangan dan inefisiensi Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan pada BPJS Kesehatan.

Pelaksana tugas (Plt) Jurubicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati mengatakan, KPK telah melakukan serangkaian kegiatan pencegahan yang terkait dengan kepentingan masyarakat luas, dalam hal ini di sektor kesehatan.

Serangkaian kegiatan pencegahan pada sektor kesehatan tersebut meliputi JKN, obat, alat kesehatan dan DJS Kesehatan.

"Dalam kondisi ketika kenaikan iuran BPJS menjadi perhatian saat ini, KPK memandang perlu menyampaikan kajian yang pernah kami lakukan," ucap Ipi Maryati kepada wartawan, Jumat (13/3/2020).

Pada kajian yang dilakukan kata Ipi, KPK menemukan adanya kecurangan dan inefisiensi dalam hal penggunaan DJS Kesehatan pada BPJS Kesehatan.

"Pada kajian tata kelola DJS Kesehatan di BPJS ini ditemukan sejumlah fraud dan inefisiensi yang kami pandang jika bisa diselesaikan, dapat mengurangi beban biaya yang harus ditanggung BPJS Kesehatan dan mengurangi defisit anggaran BPJS kesehatan," ungkap Ipi.

Ipi menambahkan, hasil kajian tersebut akan disampaikan oleh Direktur Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Jumat (13/3/2020) sore ini.

"Sore ini hasil kajian tersebut akan kami sampaikan secara lengkap pada publik melalui media massa dan akan ditayangkan live juga melalui media sosial KPK," pungkas Ipi. [nry]


Komentar Pembaca
Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Rabu, 20 Mei 2020 | 21:05

Bubarkan Fpi

Bubarkan Fpi

Ahad, 03 Mei 2020 | 19:55