Pemkab Pacitan Pastikan Dampingi Tersangka Korupsi Pantai Klayar

Daerah  RABU, 11 MARET 2020 | 14:30 WIB

Pemkab Pacitan Pastikan Dampingi Tersangka Korupsi Pantai Klayar

Wakil Bupati Pacitan, Yudi Sumbogo

MoeslimChoice | Sejumlah pejabat di jajaran Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, termasuk Wakil Bupati Yudi Sumbogo, memastikan adanya pendampingan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjadi salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan areal parkir di Pantai Klayar.

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pacitan telah menetapkan sekaligus menahan tiga tersangka yang terlibat dalam kasus tersebut. Salah satu di antaranya adalah ASN di lingkungan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pacitan.

Proyek yang dilaksanakan Disparpora Kabupaten Pacitan pada Tahun Anggaran 2018 itu disebutkan bernilai sekitar Rp 1 miliar. Dan, berdasarkan hasil penyelidikan Kejari Pacitan, ulah ketiga tersangka tadi menyebabkan negara mengalami kerugian sekitar Rp 190 juta.

Terkait keterlibatan ASN dalam perkara tersebut, Wabup Pacitan, Yudi Sumbogo, memastikan pihaknya akan memberikan pendampingan, sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“Kita kan punya hukum. Tentunya nanti kita akan klarifikasi kasus tersebut. Maka, nanti, kita dari Pemerintah Kabupaten akan memberikan pendampingan,” kata Yudi Sumbogo kepada Kontributor MoeslimChoice di Pacitan, Suluh Apriyanto, Rabu (11/3/2020).

Apalagi, lanjutnya, ASN tersebut merupakan staf di jajaran Pemerintah Kabupaten Pacitan, maka berhak mendapatkan pendampingan.

“Kita akan tetap memberikan pendampingan kepadanya. Jadi, ketika mereka ini masih berstatus tersangka, pemerintah akan mendampingi. Tapi, kalau sudah dinyatakan sebagai terpidana, ya sudahlah,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Disparpora Kabupaten Pacitan, T. Andi Faliandra, mengatakan, secara prosedur pihaknya sudah mendampingi.

“Secara prosedur kepegawaian dari sisi sistem, kita sudah melakukan pendampingan terhadap proses ini. Jadi, bagaimana proses ini, kita sudah mendampingi dan memberikan penjelasan semaksimal mungkin, baik kepada yang bersangkutan maupun pihak kejaksaan,” ungkapnya, saat dihubungi MoeslimChoice melalui sambungan telepon seluler.

Soal jabatan tersangka di lingkungan Disparpora Kabupaten Pacitan, Andi menjelaskan, saat ini belum ada yang menggantikannya sebagai Kepala Seksi Pemasaran. Bahkan, Disparpora pun belum menghentikannya dari jabatan tersebut.

“Terkait jabatannya, saat ini belum ada yang menggantikan dia sebagai Kasi Pemasaran. Dia juga belum diberhentikan dari jabatannya, karena prosesnya kan baru kemarin. Tapi, kita sudah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk memproses soal pelaksanaan tugasnya,” pungkas Andi. [yhr]


Komentar Pembaca