Korupsi Proyek Parkir Pantai Klayar, ASN Pacitan Jadi Tersangka

Daerah  SENIN, 09 MARET 2020 | 17:55 WIB

Korupsi Proyek Parkir Pantai Klayar, ASN Pacitan Jadi Tersangka

Tersangka dimasukkan ke dalam mobil tahanan

MoeslimChoice | Pantai Klayar, salah satu destinasi wisata yang lumayan moncer di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, tak lepas dari sasaran aksi korup.

Faktanya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pacitan, Senin (9/3/2020), menetapkan sekaligus menahan tiga tersangka penyelewengan anggaran Pembangunan Tempat Parkir Wisata Pantai Klayar, Kecamatan Donorojo, yang dilaksanakan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pacitan pada Tahun Anggaran 2018, dengan nilai proyek sekitar Rp 1 miliar.

Satu dari tiga tersangka tersebut tercatat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Disparpora Kabupaten Pacitan.

“Hari ini, kita telah melaksanakan penetapan dan penahanan terhadap tiga tersangka berinisial FJ, BY, dan SN terkait perkara pembangunan areal parkir di Pantai Klayar yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pacitan pada tahun 2018,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Pacitan, Mirzantio Endriana, kepada Kontributor MoeslimChoice di Pacitan, Suluh Apriyanto, Senin (9/3/2020).

Mirzantio mengatakan, akibat ulah ketiga tersangka tersebut, negara mengalami kerugian sekitar Rp 190 juta.

“Nilai proyek ini kurang lebih Rp 1 miliar. Dari hasil penyelidikan, ditemukan kerugian negara sekitar Rp 190 juta,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Pacitan, Didit Agung Nugroho, menyampaikan alasan terkait penahanan ketiga tersangka untuk 20 hari pertama di masa penyidikan.

“Tentunya dilakukan penahanan agar para tersangka tidak melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau melakukan tindak pidana serupa,” ucap Didit kepada MoeslimChoice.

Menurutnya, selama penahanan pada 20 hari pertama masa penyidikan, terhitung dari 9 Maret 2020 ini hingga 28 Maret 2020 nanti, para tersangka ditempatkan di Rumah Tahanan Pacitan.

Pihak Kejari Pacitan melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi tersebut sejak akhir 2019 lalu, dan meningkatkannya menjadi penyidikan mulai 2 Januari 2020, hingga kemudian melakukan penetapan sekaligus penahanan tersangka pada hari ini.

Terkait tersangka yang berstatus ASN di Disparpora Kabupaten Pacitan, dan diketahui merupakan warga dari Kecamatan Arjosari, belum banyak keterangan yang disampaikan.

Bahkan, kuasa hukumnya pun masih enggan memberikan keterangan saat akan diklarifikasi oleh media. [yhr]


Komentar Pembaca