Wapres Ma'ruf Mendukung Riau Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Syariah

Ekonomi Syariah  SABTU, 07 MARET 2020 | 14:00 WIB | Sunarya Sultan

Wapres Ma'ruf Mendukung Riau Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Syariah

Foto/net

Moeslimchoice | Menurut Wakil Presiden Ma'ruf Amin, wisata halal tak akan mengganggu objek wisata yang sudah ada di daerah yang warganya mayoritas non-muslim. Hal tersebut, kata Wapres merupakan penerapan prinsip syariah dalam pariwisata atau biasa disebut wisata halal.

"Daerah yang penduduknya mayoritas non-muslim, bukan destinasi wisata di sana yang disyariahkan, tapi di situ ada layanan supaya muslim merasa nyaman," Ma’ruf Amin menjelaskan saat kunjungan kerja di Kota Pekanbaru, Riau, Jumat 6 Maret 2020.

Penerapan syariah dalam pariwisata atau wisata halal, Wapres melanjutkan, tidak perlu mengubah destinasi wisata yang sudah ada. Hanya saja, standar pelayanannya ditingkatkan agar mampu membuat nyaman wisatawan.

Untuk wisata halal, hendaknya pengelola memastikan aneka kuliner di sana halal, tersedia tempat wudu dan shalat yang nyaman, dan berbagai fasilitas lainnya.

"Daerah wisatanya enggak diubah. Kita menjual destinasi yang sudah dibangun, alam yang indah, namun di sana ada pelayanan syariah supaya wisatawan menjadi nyaman," pungkasnya.

Wapres mengatakan, untuk meningkatkan wisata halal, pemerintah daerah harus punya kemaunan dan kesiapan.

Ditambahkan Ma’ruf Amin yang juga Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), ada empat sasaran komiter tersebut, yakni, industri halal; industri keuangan; dana-dana sosial, seperti zakat serta wakaf; dan bisnis syariah.

"Saya mendukung Riau ini menjadi Kawasan Ekonomi Khusus syariah," sebut dia.

Sementara itu Gubernur Riau Syamsuar membeberkan sudah berkomitmen untuk menerapkan ekonomi syariah dalam pengembangan sektor ekonomi dan pariwisata. Penetapan wisata halal tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2019 yang diteken Syamsuar pada 5 April 2019.

"Untuk sektor perbankan, kami juga sudah konversi Bank Riau - Kepri dari konvensional menjadi bank ekonomi syariah," ungkap Syamsuar. [nry]


Komentar Pembaca
Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Rabu, 20 Mei 2020 | 21:05

Bubarkan Fpi

Bubarkan Fpi

Ahad, 03 Mei 2020 | 19:55

Perahu KN 3 SAUDARA Terhempas Ombak, 1 Orang Nelayan MD